Gubernur Lemhanas Agus Widjojo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Gubernur Lemhanas Agus Widjojo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Gubernur Lemhanas Ajak Semua Pihak Bersatu

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Theofilus Ifan Sucipto • 01 Juli 2019 11:38
Jakarta: Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengajak aktor politik dan masyarakat kembali bersatu dan melakukan rekonsiliasi. Ini setelah
pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
 
"Tantangan kita sebagai bangsa adalah kembali bersatu untuk melanjutkan pembangunan," kata Agus di kantornya, Senin, 1 Juli 2019.
 
Dia mengatakan kontestasi kekuasaan dengan cara konstitusional yaitu pemilu telah berakhir. Apalagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuat keputusan dan semua pihak telah menerima.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, sekarang saatnya bangsa ini perlu bersatu kembali," ujar dia.
 
Agus menilai persatuan di masyarakat tidak perlu melalui polarisasi dukungan antarcalon presiden dan wakil presiden. Persatuan, kata dia, bisa terbentuk jika pemerintah mengapresiasi hak warga negara yang telah memberi suara saat Pemilu 2019.
 
(Baca juga:Jokowi Ajak Semua Pihak Langsung Kerja Besok)
 
"Dan juga bagaimana caranya ada kaidah-kaidah politik menyatukan sebuah bangsa dalam program pemerintah," pungkas dia.
 
KPU resmi menetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Penetapan itu diambil melalui forum rapat pleno terbuka.
 
"Menetapkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2019 nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.067.362 atau 55,5 persen dari total suara sah," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019.
 
Penetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai capres dan cawapres terpilih ini dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) KPU nomor 1185/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VI/2019 dan Berita Acara nomor 152/PL.01.9-BA/KPU/VI/2019.
 
(Baca juga:Surya Paloh: Jangan Lagi Terjebak Polarisasi)

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif