Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno, Fadli Zon memenuhi panggilan Bawaslu DKI - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno, Fadli Zon memenuhi panggilan Bawaslu DKI - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Fadli Zon Memenuhi Panggilan Bawaslu Terkait Munajat 212

Pemilu pilpres 2019 aksi 212
Ilham Pratama Putra • 18 Maret 2019 12:12
Jakarta: Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno, Fadli Zon, memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta. Dia diperiksa terkait kasus dugaan pelanggaran pemilu dalam acara Munajat 212 di Monas.
 
"Pak Fadli Zon sudah hadir di kantor Bawaslu DKI dan sedang dilakukan klarifikasi oleh Sentra Gakkumdu DKI Jakarta Bawaslu DKI," kata Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri saat dihubungi Medcom.id, Senin, 18 Maret 2019.
 
Ini merupakan panggilan kedua. Sebelumnya pada 5 Maret 2019 dan 11 Maret 2019, Fadli tidak hadir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pantauan Medcom.id, Fadli langsung masuk ke ruangan pemeriksaan begitu sampai di gedung Bawaslu DKI. Dia tidak memberikan keterangan apa pun. Hingga berita ini dibuat, Fadli masih belum keluar dari gedung.
 
(Baca juga:Fadli Zon Sebut Aksi Munajat 212 Bebas Unsur Politis)
 
Fadli diperiksa sebagai terlapor. Saat ini, ada dua laporan yang ditangani Bawaslu DKI terkait Munajat 212, salah satunya dilaporkan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Prasetyo Edi Marsudi mewakili Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Widodo-Maruf Amin.
 
Bawaslu memiliki waktu hingga 20 Maret 2019 untuk menyatakan apakah laporan ini memenuhi unsur pelanggaran pemilu atau tidak.
 
Dugaan adanya kampanye pada acara keagamaan itu terlihat dari hadirnya sejumlah tokoh politik pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka adalah Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Petinggi PKS Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.
 
Zulkifli Hasan secara tidak langsung dalam pidatonya mengajak peserta Munajat 212 untuk memilih Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. "Bahwa pemilihan menentukan nasib kita, menentukan arah Indonesia. Persatuan nomor satu, soal Presiden? (massa jawab nomor dua). Persatuan nomor satu, soal Presiden? (massa jawab nomor dua)," tutur Zulkifli di acara Munajat 212, Kamis, 21 Februari 2019.
 
(Baca juga:Ma'ruf: Semoga Doa Neno Warisman Tak Mabrur)

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif