Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menanggapi kuasa hukum capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyebut institusinya terlalu percaya diri. KPU hanya membacakan 30 dari 300 halaman berkas jawaban gugatan.
"Enggak ada soal
confidence atau
over confidence di sini," tegas Arief di sela sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pilpres di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Juni 2019.
Baca: Kubu Jokowi Jawab Netralitas Polri
KPU sengaja melakukan itu agar jawaban dapat disampaikan ringkas dan sesuai pokoknya. Arief juga tak ingin menghabiskan banyak waktu dengan membacakan seluruh jawaban.
"Kalau itu dibacakan semua, bisa lebih dari tiga jam. Makannya kami mengatur strategi di bagian depan itu kita sampaikan ringkasannya," ujar Arief.
KPU menyerahkan semua proses yang tengah berlangsung kepada majelis hakim MK. Ia optimistis mematahkan tuduhan kecurangan pemilu secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang dilayangkan kubu 02.
"Saya cukup optimistis jawaban yang disampaikan oleh KPU oleh pihak termohon cukup mampu menjawab semua dalil yang diajukan oleh pemohon kemarin. Jadi jawaban kami cukup untuk bisa menjelaskan dan menjawab," ujar Arief.
Arief menegaskan dalil pemohon tak menunjukkan tudingan kecurangan TSM. Jawaban 300 halaman itu diyakini meyakinkan majelis hakim.
"Tidak ada terstruktur yang melibatkan penyelenggara pemilu, ternyata penyelenggara enggak ada yang terlibat dalam proses yang didalilkan itu. Masif juga tidak karena wilayahnya yang terbatas. Kemudian sistematis enggak juga, terjadi rancangan (pemilu) yang memang sudah disiapkan sejak lama," tegas Arief.
Baca: Yusril: Klaim Kemenangan Prabowo-Sandiaga Gugur
Sebelumnya, Ketua Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga Bambang Widjojanto (BW) menyebut KPU terlalu percaya diri dengan tidak membacakan semua isi jawaban atas gugatan pemohon. BW menyebut isi jawaban KPU tak memuaskan hakim MK.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((DRI))