Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Kasus Perusakan Surat Suara di Sidoarjo Disidik Polisi

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Syaikhul Hadi • 30 April 2019 14:35
Sidoarjo: Kepolisian Resor Sidoarjo mulai menyelidiki kasus perusakan surat suara yang diduga dilakukan oleh oknum saksi dari partai politik saat hari pencoblosan, Rabu 17 April 2019. Perusakan surat suara itu terjadi di TPS 9 Desa Keloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur.
 
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengaku pelimpahan kasus itu sudah diterimanya dari Bawaslu Sidoarjo pada Senin 29 April 2019. Usai menerima berkas, kasus langsung dilakukan penyelidikan.
 
"Tunggu waktunya ya," ujar Zain, Selasa, 30 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bawaslu Sidoarjo Limpahkan Kasus Perobekan Surat Suara ke Polisi
 
Akibat adanya perobekan surat suara itu, Bawaslu Sidoarjo merekomendasikan KPU untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 09, kawasan Desa Keloposepuluh, Kecamatan Sukodono. PSU terpaksa dilakukan setelah melihat adanya unsur pidana dalam perusakan itu.
 
PSU dilakukan, Sabtu, 27 April 2019. Perusakan surat suara ditenggarai dilakukan oleh salah satu saksi dari partai politik yang ada di Sidoarjo. Melihat adanya unsur pidana pemilu, Pihak Bawaslu bersama Gakkumdu langsung memverifikasi dan menyerahkan kasusnya pada pihak kepolisian.
 
Dalam PSU di RT 15 RW 3 Desa Kloposepuluh, Sukodono. Tercatat, ada 263 warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), Namun hingga menjelang penutupan pemungutan suara yakni pukul 13.00 WIB, hanya ada 162 warga yang datang menggunakan hak suara politiknya.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif