Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo - ANT/Wibowo.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo - ANT/Wibowo.

Ganjar Berharap Ahok Gabung TKN

Pemilu ahok kasus hukum ahok pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Damar Iradat • 23 Januari 2019 19:34
Jakarta: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik bebasnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Eks gubernur DKI Jakarta itu bakal bebas besok, Kamis, 24 Januari 2019.
 
Ganjar berharap, setelah bebas, Ahok bisa bergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sebab, ia menilai Ahok memiliki massa pendukung yang cukup banyak.
 
"Semoga Pak Ahok bisa bergabung. Kalau bergabung pasti akan punya pengaruh karena followers-nya banyak," kata Ganjar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengaku belum mengetahui rencana Ahok selepas keluar dari bui. Menurut dia, Ahok bisa saja bergabung dengan PDI Perjuangan.
 
(Baca juga:Setelah Bebas, Ahok Berencana `Main` Minyak)
 
Djarot tak khawatir jika rencana bergabungnya Ahok ke PDIP bakal berdampak buruk. Partai berlambang banteng moncong putih itu bakal membuka pintu lebar-lebar untuk Ahok.
 
"Asal ideologi Pancasila semuanya boleh (bergabung). Pak Ahok kan juga. Dan beliau juga sudah menjalani hukuman loh," kata Djarot.
 
Ahok telah menjalani masa penahanan sejak ditahan pada 9 Mei 2017 lalu. Dia divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Mei 2017.
 
Ahok terbukti melanggar Pasal 156 a KUHP tentang Penodaan Agama atas ucapannya yang mengutip surat Al Maidah di depan masyarakat Kepulauan Seribu pada September 2016.

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi