Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (kiri) dan Ketua MK Anwar Usman (tengah). Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (kiri) dan Ketua MK Anwar Usman (tengah). Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

12 Ribu Personel Amankan MK

Pemilu pemilu serentak 2019
Kautsar Widya Prabowo • 11 Juni 2019 18:37
Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono bersama Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono bakal menerjunkan 12 personel untuk menjaga Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang MK bakal menjadi arena pertempuran terakhir peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
 
Irjen Gatot dan Mayjen Eko turun langsung meninjau keamanan Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Hal tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan keamanan jelang sidang perdana sengketa pemilihan presiden (pilpres), Kamis, 14 Juni 2019.
 
Salah satu hasil koordinasi yang dilakukan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Ketua MK Anwar Usman adalah masalah pengamanan. Setidaknya terdapat belasan ribu personel yang akan diterjunkan dalam mengamankan jalannya sidang sengketa pilpres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk pengamanan persidangan di MK, kita melibatkan gabungan dari pada TNI Polri, pemerintah daerah, termasuk pamdal yang ada di MK itu lebih kurang 12 ribu personil yang kita siapkan," ujar Gatot di Gedung MK, Selasa, 11 Juni 2019.
 
Mengingat ketatnya pengamanan dan keterbatasan ruang sidang, jenderal bintang dua itu meminta untuk masa pendukung masing-masing kubu calon presiden (capres) tidak masuk dalam ruang sidang. Masa pendukung akan difasilitasi dengan video langsung jalanya sidang.
 
Baca: Syafii Maarif Berharap Sidang MK Tanpa Demonstrasi
 
"Yang lainnya ada live streaming sajalah sehingga bisa berjalan semuanya dengan aman, lancar, dan damai," imbuh dia.
 
Lebih lanjut, pihaknya belum dapat menentukan status penetapan siaga 1 dalam jalannya sidang mendatang. Namun akan ada puluhan ribu aparat personel gabungan yang diterjunkan di titik-titik rawan di Jakarta.
 
"Keseluruhan itu berjumlah lebih kurang 47 ribu yang kita siapkan. Itu degan polres-polres yang ada, kemudian juga kodim-kodim yang ada," pungkas dia.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif