Kiai Ma'ruf Amin. Foto: MI/Rommy Pujianto
Kiai Ma'ruf Amin. Foto: MI/Rommy Pujianto

Neno Warisman Salah Baca Doa

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
Annisa ayu artanti • 24 Februari 2019 19:02
Jakarta: Calon wakil presiden Ma'ruf Amin yakin doa yang dipanjatkan Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Neno Warisman tidak terkabul. Doa tersebut tidak akan manjur karena salah.
 
Ma'ruf mengatakan, doa yang dibacakan Neno adalah doa perang badar bukan doa yang tepat dalam pemilihan pemimpin negara.
 
"Malam kemarin (Neno) berdoa, doa perang badar. Artinya pilpres dianggapnya perang badar," kata Ma'ruf Amin di Istora Senayan, Jakarta, Minggu 24 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ma'ruf menjelaskan, perang badar adalah perang agama, perang hidup dan mati. Sedangan dalam pemilihan presiden itu bukan perang agama. Tetapi perang gagasan, perang ide untuk mencari pemimpin terbaik, bukan masalah pemimpin kafir atau pemimpin Islam.
 
"Pilpres ini memilih pemimpin yang terbaik, bukan soal mana kafir mana Islam," ucap dia.
 
Bila Neno memanjatkan doa tersebut, kata Ma'ruf, artinya Neno tidak mempercayakan keislaman dirinya yang notabenenya adalah ulama.
 
"Jadi (Neno Warisman) menganggap saya dan Pak Jokowi kafir Quraisy. Tepat atau tidak? Tidak. Jokowi dan saya Muslim. Makanya doanya tidak manjur karena disalah artikan," kata Ma`ruf.
 
Baca: Neno Warisman Dianggap Terjebak Fanatisme Politik
 
Seperti diketahui, Neno sempat membacakan puisi di Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Februari 2019.
 
"Kami mohon jangan serahkan kami kepada mereka yang tak memiliki kasih sayang pada kami dan anak cucu kami. Dan, jangan Kau tinggalkan kami dan menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan kami, (kami) khawatir Ya Allah, kami khawatir Ya Allah, tak ada lagi yang menyembahMu," begitu kutipan doa yang dibacakan Neno.
 
Doa yang dipanjatkan Neno pun viral dan menjadi perbincangan di dunia maya. Banyak tokoh muslim yang menentang doa Neno lantaran dianggap tidak pantas.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif