Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id.
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id.

Siasat Rian Ernest Menolak Kandas

Pemilu pemilu serentak 2019 partai solidaritas indonesia
Nur Azizah • 14 Februari 2019 07:54
Jakarta: Calon anggota legislatif Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest diprediksi kalah dalam perebutan kursi DPR di daerah pemilihan (dapil) DKI I. Namanya kalah saing dengan petahana seperti Wanda Hamidah (NasDem), Asril Tanjung (Gerindra), hingga Mardani Ali Sera (PKS).
 
Namun, optimisme Rian belum keok dengan 'ramalan' itu. Anak buah Ketua Umum PSI Grace Natalie itu mengaku masih punya sisa waktu dua bulan untuk menarik suara pemilih.
 
"Saya optimistis akan masuk DPR RI dan buat perubahan dari dalam DPR," kata Rian kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan anak buah eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ini sadar posisinya sebagai caleg baru tidak mudah. Dia pun bakal jorjoran blusukan sebelum pencoblosan, Rabu, 17 April 2019.
 
Rian paham belum semua warga mengetahui dirinya. Namun, dia tak bakal menyerah untuk mengubah proses pengambilan kebijakan dan kerja Parlemen menjadi transparan.
 
Baca: Tsamara 'Modal Dengkul' Bertarung di Dapil Neraka
 
"Makanya saya lebih banyak bangun awareness, dan memang tidak mudah karena posisi saya harus mengangkat diri sendiri sebagai caleg pendatang baru serta PSI sebagai partai baru. Tetapi optimistis (menang)" tegas dia.
 
Di sisi lain, lembaga survei Charta Politika memprediksi Rian bakal tersingkir dalam perebutan kursi DPR di dapil DKI Jakarta I. Namanya tak ada dalam 10 besar caleg dengan elektabilitas tertinggi.
 
Di dapil ini, para caleg akan bersaing berebut 6 kursi di Parlemen. Posisi teratas di dapil ini ditempati Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (PKB) dengan elektabilitas 15,1 persen.
 

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif