Kini skuter listrik kembali ditawarkan GrabWheels di sejumlah daerah-daerah khusus. Grab
Kini skuter listrik kembali ditawarkan GrabWheels di sejumlah daerah-daerah khusus. Grab

Skuter Listrik

Mau Kembali Naik Skuter Listrik? Pahami Dulu Aturannya

Otomotif grab
Ekawan Raharja • 08 Oktober 2020 09:00
Jakarta: Di Jakarta beberapa waktu lalu sempat ramai penggunaan skuter listrik yang diprakarsai oleh GrabWheels di jalan-jalan raya. Namun jenis personal transportation ini sempat dilarang karena banyak menimbulkan kecelakaan di jalan raya.
 
Pada akhirnya penggunaan skuter listrik kembali diperbolehkannya di Indonesia, khususnya DKI Jakarta, diikuti dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 45/2020 mengenai Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Permenhub yang telah diterbitkan ini juga menyebutkan beberapa peraturan untuk bisa memastikan keamanan para penggunanya.
 
"Memang ada beberapa kasus pengemudi yang berbuat onar tapi itu kan lebih karena perilaku orang-orangnya. Juga dulu masih ada penyikapan berbeda-beda dari masing-masing pemerintah daerah. Dengan peraturan ini semua jadi jelas karena kini pengguna sepeda dan skuter listrik telah dipayungi oleh undang-undang. Yang penting kedepannya adalah mengedukasi pengguna kendaraan listrik untuk tertib di jalan, serta mengedukasi pengguna kendaraan bermotor lain agar memberikan prioritas kepada orang dengan mobilitas aktif; termasuk pengguna sepeda dan skuter listrik," ucap co-Founder Lembaga Kajian Transport for Jakarta, Adriansyah Yasin Sulaeman, melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selaras dengan Permenhub No. 45/2020 pasal 1 ayat 3, GrabWheels ini digolongkan kepada skuter listrik yang merupakan peralatan mekanik berupa motor listrik beroda dua (2) atau lebih dengan tempat duduk dan papan alas kaki (footboard) dan/atau pedal yang digerakan dengan kaki dan/atau peralatan mekanik berupa mesin penggerak motor listrik dalam menjalankan moda tersebut. Mengingat kini sudah ada peraturannya, mereka pun melakukan sejumlah penyesuaian disetiap unit skuter listrik yang diberikan.
 
Penyesuaian dimulai dari sensor pemancar otomatis untuk membatasi fungsi skuter listrik di setiap area terlarang seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Hal ini dikarenakan peraturan Permenhub No. 45/2020 memperbolehkan moda transportasi ini hanya di area yang sudah ditentukan.
 
Halaman Selanjutnya
  Selain itu, soal kecepatan…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif