Duo pembalap gresini Racing MotoGP alihkan fokus ke MotoGP Inggris setelah mengalami hasil tak memuaskan di Assen. GR
Duo pembalap gresini Racing MotoGP alihkan fokus ke MotoGP Inggris setelah mengalami hasil tak memuaskan di Assen. GR

Setup Kurang Tepat, Kendala Besar Duo Gresini Racing di Assen

Ahmad Garuda • 27 Juni 2022 20:52
Menjelang pertengahan musim dan sesi rehat sesi pertama MotoGP 2022, tim Gresini Racing dan kedua pembalapnya yaitu Enea Bastiannini dan Fabio Di Giannantonio mulai terlihat kesulitan. Bukan hanya sulit beradaptasi dengan perubahan karakter sirkuit, namun juga lantaran riset tim rival yang terlihat cukup signifikan. 
 
Bisa dibayangkan, beberapa tim balap yang awalnya kesulitan mengejar pencapaian Enea Bastiannini, kini justru tampil cukup kompetitif dan jauh di depan pembalap asal Italia itu. Namun di satu sisi, riset tim ini juga tak bisa dibilang statik, lantaran Diggia yang awalnya sangat jarang mampu menembus posisi finish di zona poin, jelang pertengahan musim justru konsisten mencetak poin.  
 
Namun balapan di MotoGP Belanda pada MInggu (26/6/2022) kedua pembalap tim Gresini Racing MotoGP yang disponsori oleh Federal Oil, itu belum bisa tampil maksimal. Bestia dan Diggia tak bisa  tembus 10 besar akibat Ducati Desmosedici GP21 sulit mendapat setelan tepat di Sirkuit Assen sepanjang 4,542 meter dengan konfigurasi 12 tikungan kanan dan 6 tikungan ke kiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca Juga:
Trik Melewati Jalan Rusak, Pemotor Wajib Coba Cara Ini

 
Adapun hasil balapan GP Belanda, Enea mampu finis posisi 11 dan Diggia finis pada posisi 14. Keduanya masih bisa mendapat tambahan angka dan poin penting untuk perolehan klasemen sementara MotoGP musim 2022. Posisi klasemen sementara saat ini, Enea berada di posisi 5 dengan torehan 106 poin, dan Diggia mengumpulkan 18 poin dengan berada di posisi 20. 
 
Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI), Sri Adinegara sangat memahami kekecewaan para pembalap akibat terkendala kurang bersahabatnya Ducati Desmosedici GP21 dengan Sirkuit Assen kali ini. Mengingat sirkuit ini merupakan sirkuit legenda dan banyak yang punya ambisi besar di sini.  
 
“Setidaknya kedua pembalap mampu finis lebih baik dari posisi start mereka, dan bisa membawa pulang tambahan poin dalam perebutan titel Juara Dunia MotoGP 2022. Meski dengan keterbatasan performa, dan keseimbangan motor mereka bisa tetap bikin bangga para penggemar MotoGP di Indonesia,” ujar Sri Adinegara.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif