Suasana Mukernas Pertina. (Foto: Istimewa)
Suasana Mukernas Pertina. (Foto: Istimewa)

Musyawarah Kerja Nasional Pertina Amburadul

Olahraga tinju
Kautsar Halim • 12 November 2020 23:12
Jakarta: Pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) yang digelar secara virtual dinilai cacat hukum. Sejumlah Pengurus Provinsi (Pengprov) lantas melayangkan protes pada kegiatan yang digelar Pengurus Pusat Pertina pada Kamis 12 November tersebut.
 
Pasalnya, selain menyalahi aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), terdapat beberapa kejanggalan lain. Beberapa di antaranya tidak adanya laporan pertanggungjawaban Ketua Umum Pertina Jhony Asadoma dan tindakan sepihak panitia Mukernas.
 
"Pelaksanaan Mukernas Pertina virtual bukan hanya tidak siap tapi terkesan amburadul. Sudah jadwalnya molor ditambah lagi adanya mikrofon yang dimatikan saat peserta berbicara," kata Sekretaris Pengprov Pertina Sulawesi Selatan (Sulsel), Adam Taka Simanjuntak di Hotel Aryaduta Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Pengprov Kalimantan Barat, Ramli Ramlan. Ia menilai seharusnya Pertina hanya menggelar Munas tahunan saja, tak perlu menggelar Mukernas seperti agenda yang digelar kali ini.
 
"Sangat memalukan sekali Mukernas ini dilaksanakan dengan mengatasnamakan KONI. Dengan surat KONI yang ada menyatakan bahwa cabor-cabor yang akan berakhir kepengurusannya April 2021 itu segera melaksanakan Munas. Nah, kita yang berakhirnya setelah diperpanjang oleh KONI Desember 2019 seharusnya Musyawarah Nasional (Munas), tidak perlu lagi Mukernas," ungkapnya.

 
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif