Wakil Presiden Maruf Amin. Dok Setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin. Dok Setwapres

Wapres: Penyaluran ZIS Baznas Harus Tepat Sasaran

Nasional Zakat Fitrah BAZNAS Zakat maruf amin
Emir Chairullah • 20 April 2022 20:20
Jakarta: Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) harus tepat sasaran. Hal ini demi menjaga serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
 
“Penyaluran ZIS harus tepat sasaran dan berlandaskan data akurat, sehingga ZIS benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” tegas Ma’ruf saat memberikan arahan terkait kampanye optimalisasi pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS dan DSKL) melalui BAZNAS pada acara Peluncuran Program 5000 Santripreneur di Jakarta, Rabu, 30 April 2022.
 
Ma’ruf mengatakan sebagian besar penyaluran ZIS kepada masyarakat selama ini tidak dilakukan melalui organisasi pengelola zakat (OPZ). Akibatnya, realisasi ZIS yang terkumpul melalui Baznas, masih jauh dari potensi penerimaannya yang diproyeksikan sebesar Rp327 triliun per tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada 2021, jumlah ZIS yang tersalurkan secara umum mencapai lebih dari Rp70 triliun. Namun pengumpulan ZIS melalui BAZNAS hanya Rp11,5 triliun.
 
Baca: Presiden Tunaikan Zakat Fitrah Melalui Baznas
 
Ma’ruf meminta BAZNAS dan Kementerian Sosial mengoptimalkan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Saya minta agar fungsi koordinasi BAZNAS dengan kementerian, lembaga, pemda, Lembaga Amil Zakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat,” ujar dia.
 
Ma’ruf meminta penghimpunan ZIS melalui BAZNAS bisa dilakukan lebih keras dengan harapan target sebesar Rp26 triliun pada 2022 bisa tercapai. Bahkan, menurut dia, penghimpunan ZIS melalui BAZNAS berpotensi lebih tinggi, seiring dengan membaiknya perekonomian nasional pascapandemi.
 
“Untuk mencapai target tersebut di atas, saya berharap agar kampanye optimalisasi Pengumpulan ZIS dan DSKL melalui BAZNAS, harus dilakukan secara lebih profesional,” ujar dia.
 
Langkah-langkah penting untuk mendukung kampanye tersebut, menurut Wapres, adalah perbaikan tata kelola ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel. “Laporan aktivitas penghimpunan dan penyaluran ZIS oleh BAZNAS harus dapat diakses dengan cepat dan mudah oleh masyarakat, utamanya untuk mendongkrak kepercayaan dan minat masyarakat untuk menyalurkan ZIS melalui OPZ resmi,” terang dia.
 
Kemudian, ujar Ma’ruf, harus ada peningkatan sumber daya manusia atau amil zakat yang berintegritas dan mumpuni. “BAZNAS harus menambah jumlah amil yang tersertifikasi, agar memenuhi kompetensi dan cakap dalam pengelolaan ZIS,” ujar dia.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif