Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya (kanan). MI/Susanto.
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya (kanan). MI/Susanto.

Mayoritas Fraksi Disebut Sepakat Pileg-Pilpres Dipisah

Nasional pemilu
Arga sumantri • 10 Desember 2019 12:39
Jakarta: DPR akan merevisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya menyebut revisi menyasar wacana pemisahan pemilihan legislatif dengan pemilihan presiden.
 
"(Pemisahan pileg dan pilpres) hampir sepakat semua (fraksi)," kata Willy kepada Medcom.id, Selasa, 10 Desember 2019.
 
Anggota Parlemen menilai pemisahan pileg dan pilpres mendesak dibahas setelah melihat Pemilu 2019. Ia mengatakan penyelenggara memiliki beban berat saat menyelenggarakan pemilu serentak pertama di Indonesia itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Walaupun itu (pemilu serentak) baru pertama, tapi kita harus belajar lah ya untuk kemudian melakukan koreksi, melakukan evaluasi," tegas Willy.
 
Pemisahan dilakukan agar seluruh pihak lebih fokus menghadapi pemilu. Partai politik, masyarakat, dan penyelenggara, lebih terarah menyiapkan pemilihan umum.
 
"Jadi kan sebelumnya dari 2004, 2009, dan 2014 kan kita juga hampir sama kan. Pileg dulu baru diikuti pilpres," ungkap Willy.
 
Usulan pemisahan pileg dan pilpres mulanya mencuat dari Partai Golkar. Musyawarah Nasional (munas) X Golkar merekomendasikan pileg dan pilpres tak lagi digelar serentak.
 
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartartomeminta kader Golkar mengawal revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. Airlangga juga meminta sistem pileg dievaluasi. Dia ingin pileg menggunakan sistem proporsional tertutup. Partai berhak menentukan kader yang bakal duduk di Parlemen.
 
Sistem pemilu yang berjalan saat ini merupakan proporsional terbuka. Sistem ini lebih mengutamakan suara individu ketimbang suara partai.
 
(DRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif