Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Eks Koruptor Nyaleg Jadi Cerminan Buruk Pemberantasan Korupsi

Nasional kpk pilkada pemilu
Kautsar Widya Prabowo • 08 Desember 2019 16:10
Jakarta: Keputusan eks koruptor diperbolehkan maju sebagai calon kepala daerah dinilai menjadi cerminan buruk bagi pemberantasan korupsi di Tanah Air. Dunia internasional akan menyoroti komitmen pemerintah dan partai politik dalam upaya pemberantasan korupsi.
 
"Itu berpengaruh terhadap indeks persepsi korupsi (IPK)," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'Hentikan Diskon Hukuman Koruptor' di Upnormal Coffee and Roasters, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 8 Desember 2019.
 
Saut mengatakan pemerintah sudah sepakat bersama-sama menaikkan IPK Indonesia. Namun, semangat itu ternoda peraturan KPU yang memperbolehkan eks koruptor nyaleg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau kita sepakat enggak, kita kekurangan kader (parpol) yang sudah tobat (dari korupsi), bahkan sudah mengubah dirinya," tutur dia.
 
Saut menyarankan partai politik lebih selektif dalam menjaring kader-kadernya. Partai politik harus diisi kader-kader yang terbebas dari korupsi. "Kita harus rekrutmen yang benar," ujar dia.
 
Presiden Joko Widodo juga diminta serius dalam menegakkan korupsi. Kepala Negara harus menentukan arah dan tujuan Indonesia dalam pemberantasan korupsi.
 
"Saya pikir rakyat akan ikut perintah Kepala Negara. Jadi enggak usah ragu tentang kebijakan-kebijakam politik yang akan diambil oleh seorang Kepala Negara," pungkas dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif