Menteri Agama Fachrul Razi. MI/Ramdani.
Menteri Agama Fachrul Razi. MI/Ramdani.

DPR Ingin Menag Klarifikasi Permenag Majelis Taklim

Nasional Memagari Majelis Taklim
Nur Azizah • 02 Desember 2019 12:45
Jakarta: Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily meminta Menteri Agama Fachrul Razi mengklarifikasi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 Tentang Majelis Taklim. Ace penasaran alasan Menag mengeluarkan aturan itu.
 
"Nanti pada saatnya kita akan (minta) klarifikasi kepada Menteri Agama, karena kita lihat di media alasan Menag katanya untuk memudahkan pembinaan dan pemberian bantuan," kata Ace di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin, 2 Desember 2019.
 
Ace menilai alasan itu tak masuk akal. Toh, majelis taklim tetap berjalan dan berkembang tanpa bantuan pemerintah. Politikus Partai Golkar ini tak ingin isu ini liar dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya menurut saya ini bisa menimbulkan bukan saja kegaduhan, tapi lebih dari itu adalah asumsi dugaan di masyarakat. Untuk apa kegiatan keagamaan mesti didaftarkan dan dilaporkan?" kata Ace.
 
Pemerintah disebut tak berwenang mengatur kegiatan masyarakat. Ace meminta aturan itu dicabut.
 
"Ini ranah masyarakat sendiri, enggak perlu menurut kami. Kami meminta PMA itu direvisi atau bahkan saya kira dicabut," jelasnya.
 
Sebelumnya, Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag Juraidi menjelaskan kebijakan itu bertujuan memudahkan pembinaan majelis taklim. Ada banyak pembinaan yang bisa dilakukan misalnya workshop dan dialog tentang manajemen majelis taklim dan materi dakwah, penguatan organisasi, peningkatan kompetensi pengurus, dan pemberdayaan jamaah.
 
"Termasuk juga pemberian bantuan pemerintah, baik melalui APBN maupun APBD. PMA ini bisa dijadikan dasar atau payung hukum," jelasnya.
 
PMA ini juga bisa menjadi panduan masyarakat saat membentuk majelis taklim. Aturan itu mengatur jumlah minimal jemaah dalam majelis taklim sebanyak 15 orang.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif