NEWSTICKER
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. ANT/Renald Ghifari.
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. ANT/Renald Ghifari.

Kerusuhan Papua dan 22 Mei Bukan Pelanggaran HAM

Nasional kerusuhan Demo Massa Penolak Pemilu Kerusuhan Manokwari
Kautsar Widya Prabowo • 11 Desember 2019 05:29
Jakarta: Menteri koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyebut kerusuhan yang terjadi di Papua dan 22 Mei terkait Pemilu bukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Sebab dalam dua peristiwa itu, pemerintah melalui Polisi dan TNI menengahi.
 
"Papua kerusuhan, karena antar rakyat, aparat turun tangan maka dipilah (mana) rakyat jadi korban ke pinggir (evakuasi), yang perusuh diburu," ujar Mahfud di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.
 
Sedangkan pada kerusuhan 22 Mei di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mahfud menilai justru terdapat penganiyaan dilakukan massa kepada warga setempat. Malah polisi menjadi korban kebrutalan perusuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang demo 22 (Mei) itu 200 polisi luka-luka, ada yang patah, ininya (lengan) lepas, itu namanya bukan (pelanggaran HAM) tersetruktur dan tidak sistematis," tuturnya.
 
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengklaim sejak turunnya rezim Presiden Soeharto hingga saat ini pelanggaran HAM tidak pernah terjadi kembali. Ia meminta agar semua pihak melihat HAM dari sisi sosial, ekonomi, politik, kebudyaan, hingga peningkatan kesejahteraan.
 
"Jangan melihat hak asasi hanya tindakan sepihak dari negera," tuturnya.
 
Mahfud menambahkan gesekan yang tejadi antar sesama rakyat disebut sebagai pelanggaran HAM secara horizontal. Pelanggaran HAM vertikal yang dilakukan oleh pemerintah kepada rakyat secara tersetruktur, sistematis sudah tidak ada lagi.
 
"Setelah zaman reformasi, anda bisa menyebut tidak ada (pelanggaran HAM). Kalau jaman orde baaru ada, itu resmi ada perintah, sana operasi sikat, sekarang tidak ada," pungkasnya.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif