Jakarta: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa, 23 November 2021. Keduanya membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian khusus pemerintah.
"Salah satunya adalah membantu percepatan vaksinasi, dan fokus kami berdua sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah mengejar provinsi-provinsi yang memang vaksinasinya belum sampai 50 persen," kata Andika di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 23 November 2021.
Andika mengatakan percepatan vaksinasi menjadi fokus utama TNI-Polri dalam waktu dekat. Andika berharap provinsi dengan capaian vaksinasi rendah dapat mencapai 70 persen dalam dua pekan ke depan.
"(Supaya) di akhir tahun (selesai), sesuai dengan target yang sudah dipatok oleh pemerintah 70 persen," ungkap mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu.
Kemudian, isu lain yang dibahas bersama Tri Brata (TB) 1 ialah pembuatan pola baru dalam penumpasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Andika menyebut Kapolri telah menyetujui keinginannya yang tidak menggunakan pendekatan perang memberantas KKB.
Baca: Penumpasan KKB di Papua Disepakati Tak Menggunakan Pendekatan Perang
Pola itu masih disusun TNI-Polri. Andika akan menyampaikan hasilnya saat berkunjung ke Papua pekan depan.
"Mudah-mudahan minggu depan, saya akan ke Papua saya akan umumkan di sana. Pasti itu (Papua dibahas), tadi utamanya itu (soal Papua)," ujar Andika.
Dia mengatakan ada tumpang tindih tugas antara TNI-Polri di Papua. Sehingga, dia dan Kapolri mengatur pembagian tugas menghindari hal tersebut.
"Nanti saya akan ke sana (Papua) untuk berusaha mempercepat persentase vaksinasi dan juga menjelaskan tentang konsep yang baru," ungkapnya.
Andika mengatakan pendekatan baru dalam penumpasan KKB di Papua adalah janjinya saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR. Dia memastikan akan memenuhi janji itu.
Selain membahas isu, Andika meminta masukan kepada Kapolri. Andika baru menjabat sebagai Panglima menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang pensiun.
"Supaya dalam memulai tugas saya ini saya sudah bisa langsung melakukan perbaikan-perbaikan berdasarkan masukan dari Kapolri, khususnya hubungan tugas yang memang melibatkan kedua institusi," ucap jenderl TNI bintang empat itu.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan TNI-Polri akan meningkatkan sinergitas dan soliditas. Utamanya, dalam melaksanakan tugas yang diberikan Presiden Jokowi.
"Seperti akselerasi vaksinasi yang saat ini sedang kita kejar mencapai 70 persen di akhir Desember," kata Listyo.
Kemudian, Listyo siap mengubah cara kerja menumpas KKB di Papua. Dia dan Panglima akan membuat pola-pola baru.
"Tentunya bagaimana kita ubah paradigma terhadap pola-pola penanganan beberapa gangguan kriminalitas seperti di Papua, Poso, dan juga giat lain yang tentunya akan terus kita bangun kita tingkatkan untuk memperkuat," ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.
Jakarta: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bertemu dengan Kapolri Jenderal
Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa, 23 November 2021. Keduanya membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian khusus pemerintah.
"Salah satunya adalah membantu percepatan vaksinasi, dan fokus kami berdua sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah mengejar provinsi-provinsi yang memang vaksinasinya belum sampai 50 persen," kata Andika di Mabes
Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 23 November 2021.
Andika mengatakan percepatan vaksinasi menjadi fokus utama TNI-Polri dalam waktu dekat. Andika berharap provinsi dengan capaian vaksinasi rendah dapat mencapai 70 persen dalam dua pekan ke depan.
"(Supaya) di akhir tahun (selesai), sesuai dengan target yang sudah dipatok oleh pemerintah 70 persen," ungkap mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu.
Kemudian, isu lain yang dibahas bersama Tri Brata (TB) 1 ialah pembuatan pola baru dalam penumpasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Andika menyebut Kapolri telah menyetujui keinginannya yang tidak menggunakan pendekatan perang memberantas KKB.
Baca:
Penumpasan KKB di Papua Disepakati Tak Menggunakan Pendekatan Perang
Pola itu masih disusun
TNI-Polri. Andika akan menyampaikan hasilnya saat berkunjung ke Papua pekan depan.
"Mudah-mudahan minggu depan, saya akan ke Papua saya akan umumkan di sana. Pasti itu (Papua dibahas), tadi utamanya itu (soal Papua)," ujar Andika.
Dia mengatakan ada tumpang tindih tugas antara TNI-Polri di Papua. Sehingga, dia dan Kapolri mengatur pembagian tugas menghindari hal tersebut.
"Nanti saya akan ke sana (Papua) untuk berusaha mempercepat persentase vaksinasi dan juga menjelaskan tentang konsep yang baru," ungkapnya.
Andika mengatakan pendekatan baru dalam penumpasan KKB di Papua adalah janjinya saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR. Dia memastikan akan memenuhi janji itu.
Selain membahas isu, Andika meminta masukan kepada Kapolri. Andika baru menjabat sebagai Panglima menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang pensiun.
"Supaya dalam memulai tugas saya ini saya sudah bisa langsung melakukan perbaikan-perbaikan berdasarkan masukan dari Kapolri, khususnya hubungan tugas yang memang melibatkan kedua institusi," ucap jenderl TNI bintang empat itu.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan TNI-Polri akan meningkatkan sinergitas dan soliditas. Utamanya, dalam melaksanakan tugas yang diberikan Presiden Jokowi.
"Seperti akselerasi vaksinasi yang saat ini sedang kita kejar mencapai 70 persen di akhir Desember," kata Listyo.
Kemudian, Listyo siap mengubah cara kerja menumpas KKB di Papua. Dia dan Panglima akan membuat pola-pola baru.
"Tentunya bagaimana kita ubah paradigma terhadap pola-pola penanganan beberapa gangguan kriminalitas seperti di Papua, Poso, dan juga giat lain yang tentunya akan terus kita bangun kita tingkatkan untuk memperkuat," ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)