Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. ANT/Puspa Perwitasari.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. ANT/Puspa Perwitasari.

Empat Kementerian Lakukan Perampingan Eselon

Nasional Perampingan Pejabat Eselon
Ilham Pratama Putra • 10 Desember 2019 13:43
Jakarta: Sebanyak empat kementerian telah melaporkan perampingan birokrasi di lingkungan masing-masing. Perampingan sistem jabatan eselon diperlukan demi efektivitas dan efisiensi birokrasi.
 
"Kemen PAN-RB selesai, Kemenkeu (Kementerian Keuangan) selesai, Kementrian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) selesai di eselon I-nya. Kemudian Kementrian Desa mulai dengan mengurangi pejabat eselon I-nya. Jadi ini perampingan," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa 10 Desember 2019.
 
Tjahjo meminta kementerian dan lembaga lain mengikuti langkah empat kementerian itu. Perampingan bisa dimulai dengan memangkas eselon I dan eselon II. Eselon IV, kata Tjahjo, harus dipangkas habis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi silakan kementerian maupun lembaga dan daerah, mau mengurangi pejabat eselon I, II silakan. Tapi yang penting 4-5 harus habis," ujar dia.
 
Mantan Menteri Dalam Negeri itu mengingatkan langkah itu dilakukan untuk mendukung visi Presiden Joko Widodo. Jokowi, kata dia, ingin birokrasi Indonesia tak rumit.
 
"Kami ditargetkan Pak Jokowi, karena ini menyangkut pelayanan masyarkat," jelas politikus PDI Perjuangan itu.
 
Rencana perampingan jabatan eselon dalam tubuh kementerian muncul dalam pidato pelantikan Presiden Joko Widodo, Minggu, 20 Oktober 2019. Jokowi menjelaskan penyederhanaan birokrasi harus dilakukan besar-besaran.
 
Investasi penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Birokrasi panjang, kata Jokowi, harus dipangkas. Hal itu dianggap penting untuk memberikan stimulus positif terhadap perekonomian Indonesia di masa mendatang.
 
"Eselon harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif