Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.
Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.

Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana Investasi Cegah Kerugian

M Sholahadhin Azhar • 25 Mei 2022 12:47
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya pengurangan risiko bencana dalam forum The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR). Jokowi menyebut langkah strategis itu sebagai investasi.
 
"Pengurangan risiko bencana adalah investasi efektif mencegah kerugian di masa depan," ujar Jokowi di forum GPDRR Bali, Rabu, 25 Mei 2022.
 
Jokowi mengatakan Indonesia berkomitmen melaksanakan Kerangka Kerja Sendai dan komitmen internasional lain mewujudkan hal itu. Kerangka Kerja Sendai adalah target dan panduan bagi negara-negara memperkuat kesiapsiagaan bencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Indonesia Tawarkan Resiliensi Berkelanjutan di Forum GPDRR
 
Panduan tersebut diadopsi Majelis Umum PBB pada 2015. Kerangka kerja itu telah melalui proses negosiasi sejak Juli 2014.
 
"Indonesia juga siap berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mitigasi bencana. sebagai negara rawan bencana," kata Jokowi.
 
Menurut Kepala Negara, Indonesia memiliki akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia. Sebagai negara rawan bencana, Indonesia juga ingin belajar dari pengalaman internasional.
 
Di sisi lain, Jokowi menawarkan konsep resiliensi berkelanjutan sebagai solusi menjawab tantangan risiko sistemik menghadapi risiko bencana alam. Termasuk menghadapi pandemi dan mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan.
 
 

"Pertama, kita harus memperkuat budaya dan kelembagaan siaga bencana yang antisipatif responsif dan adaptif menghadapi bencana," kata Jokowi.
 
Kedua, setiap negara harus berinvestasi dalam sains, teknologi, dan inovasi. Termasuk dalam menjamin akses pendanaan dan transfer teknologi. 
 
Ketiga, membangun infrastruktur yang tangguh bencana dan tangguh terhadap perubahan iklim. Keempat, semua negara harus berkomitmen mengimplementasikan kesepakatan global di tingkat nasional sampai tingkat lokal. 
 
"Saya mengajak seluruh negara untuk berkomitmen dan bersungguh-sungguh untuk mengimplementasikannya," ujar Kepala Negara.
 
(ADN)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif