Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Foto: Antara/Hafidz Mubarak.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Foto: Antara/Hafidz Mubarak.

Fadli Zon Sepakat soal Pembelian Mobil Dinas Baru

Nasional Mobil Dinas Menteri
Arga sumantri • 22 Agustus 2019 16:44
Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon setuju terkait wacana pengadaan mobil dinas baru untuk menteri. Fadli menilai rencana itu sudah berdasarkan pertimbangan kelayakan kendaraan dinas.
 
"Kalau itu pertimbangannya sebagai mobil yang dipakai sekarang ini sudah terlalu lama dan mungkin maintenance-nya justru memakan biaya," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019.
 
Fadli mengatakan mobil dinas menteri saat ini sudah berusia sekitar 10 tahun. Wacana mengganti mobil dinas menteri, kata dia, sudah pernah disiapkan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, ketika itu Presiden Joko Widodo menolak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Akhirnya lelang yang dilakukan oleh pemerintahan Pak SBY itu dibatalkan," ujarnya.
 
Fadli meyakini pemerintah sudah memiliki kalkulasi anggaran pengadaan mobil dinas baru untuk menteri. Kendati, Fadli mengakui rencana itu akan membebani anggaran.
 
Baca juga:Mobil Dinas Presiden Sudah Tua dan Sering Mogok
 
Politikus Gerindra itu justru membandingkan dengan beban anggaran kegiatan IMF World Bank 2018 yang mencapai hampir Rp1 triliun. Nominal itu disebut tak sebanding dengan anggaran pengadaan mobil yang hanya sekitar Rp147 miliar.
 
"Masih mending (pengadaan ini) ada mobilnya. Yang dulu sisanya apa itu? Hasilnya apa itu yang IMF World Bank yang hampir Rp1 triliun tahun lalu?" ungkapnya.
 
Menurut Fadli, pengadaan mobil dinas baru belum masuk kategori pemborosan anggaran. Sebab, kata dia, mobil dinas tersebut bisa dimanfaatkan dalam kurun waktu 10 tahun mendatang
 
"Kalau yang boros itu ya seperti waktu World Bank meeting itu yang di Bali, Oktober 2018. Itu baru menurut saya pemborosan. Masa pertemuan begitu saja hampir Rp1 triliun," ujarnya.
 
Baca juga:Pengadaan Mobil Dinas Baru Menteri Jokowi Dikritik
 
Pengadaan mobil dinas baru untuk menteri Jokowi periode kedua ramai diperbincangkan publik. Informasi ini diketahui dari tender pengadaan kendaraan menteri/pejabat setingkat menteri yang dimuat laman resmi Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE). Tender pengadaan ini diketahui telah dilakukan sejak 19 Maret 2019.
 
Kabarnya, jenis mobil dinas baru menteri Jokowi nanti berjenis Toyota Crown Hybrid. Mobil itu diklaim ramah lingkungan.
 
Dalam laman tersebut, dana pagu yang disiapkan pemerintah sebesar Rp152,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara, nilai harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp147,3 miliar.
 
Sebanyak 41 perusahaan mengikuti tender pengadaan mobil dinas baru tersebut. Di antaranya yakni PT Agung Automall, PT Astra Internasional Tbk-Tso, PT News Ratna Motor, PT Hadji Kalla.
 
Tender dimenangkan PT Astra Internasional Tbk-Tso dengan nilai harga Rp147,2 miliar. Menurut LPSE, semua tahapan lelang tender sudah terlewati PT Astra, mulai dari pembuktian kualifikasi hingga penandatangan kontrak.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif