Hidayat Nur Wahid--MI/Adam Dwi
Hidayat Nur Wahid--MI/Adam Dwi

Pengadaan Mobil Dinas Baru Menteri Jokowi Dikritik

Nasional Mobil Dinas Menteri
Arga sumantri • 22 Agustus 2019 12:46
Jakarta: Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengkritik rencana pengadaan mobil dinas baru untuk menteri pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pengadaan itu dinilai belum dibutuhkan.
 
"Pada hakikatnya mobil-mobil yang ada juga masih memadai untuk dipergunakan sebagai mobil dinas menteri maupun pejabat negara yang lain," kata Hidayat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019.
 
Menurut dia, anggaran yang ada lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Terlebih, kata dia, Jokowi ingin menghadirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"SDM yang unggul itu memerlukan advokasi di antaranya adalah anggaran," ucap Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu.
 
Anggaran pengadaan mobil dinas baru menteri diketahui mencapai Rp147 miliar. Uang itu disebut lebih baik digunakan untuk beasiswa atau membantu pendidikan anak-anak di wilayah yang hancur akibat bencana alam.
 
"Baik di NTB maupun juga di Sulawesi Tengah yang dijanjikan oleh Pak Jokowi dan belum dilaksanakan," ungkapnya.
 
Baca:Astra Menang Tender Pemasok Mobil Menteri
 
Pengadaan mobil dinas ini ramai diperbincangkan publik. Informasi ini diketahui dari tender pengadaan kendaraan menteri/pejabat setingkat menteri yang dimuat laman resmi Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE). Tender pengadaan ini dilakukan sejak 19 Maret 2019.
 
Mobil dinas baru menteri Jokowi kabarnya berjenis Toyota Crown Hybrid. Mobil itu diklaim ramah lingkungan.
 
Dalam laman tersebut, dana pagu yang disiapkan pemerintah Rp152, 5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara itu, nilai harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp147,3 miliar.
 
Sebanyak 41 perusahaan mengikuti tender pengadaan mobil dinas baru tersebut. Di antaranya yakni PT Agung Automall, PT Astra Internasional Tbk-Tso, PT News Ratna Motor, PT Hadji Kalla.
 
Tender dimenangkan PT Astra Internasional Tbk-Tso ssenilai Rp147,2 miliar. Menurut LPSE, semua tahapan lelang tender sudah terlewati PT Astra, mulai dari pembuktian kualifikasi hingga penandatangan kontrak.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif