Ketua DPD Oesman Sapta Odang/MI/Mohamad Irfan
Ketua DPD Oesman Sapta Odang/MI/Mohamad Irfan

Pancasila Harus Terimplementasi Secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif

Nasional Sidang Tahunan MPR 2019
Fachri Audhia Hafiez • 16 Agustus 2019 10:48
Jakarta: Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) menegaskan Pancasila sebagai falsafah negara harus terimplementasi secara terstruktur, sistematis, dan masif. Ia mengibaratkan Dasar Negara harus merasuk di kalangan elite hingga masyarakat bersandal jepit.
 
"Mulai anak-anak dan remaja, hingga kalangan yang sudah dewasa," tegas OSO dalam pidato di Ruang Rapat Paripurna DPR I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
OSO mengingatkan implementasi itu penting karena Indonesia menghadapi tantangan berat. Bangsa ini sedang menghadapi serangan paham liberalisasi dan radikal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam era globalisasi ini negara kita juga memiliki tantangan berat yang lain. Tantangan berat tersebut adalah merebaknya dua paham besar tersebut," ucap dia.
 
Baca: Jokowi: Indonesia Harus Terus Berinovasi
 
Politikus Hanura itu mengatakan dua paham tersebut memang telah menarget ke anak-anak. Paham itu masuk ke masyarakat dengan mempertentangkan antara Pancasila dan agama. Ia menegaskan Pancasila sebagai solusi bijak yang telah menjadi konsensus final dalam bernegara, telah dikaburkan.
 
"Sungguh ini merupakan tantangan besar buat kita semua. Jika kita lengah, tidak mustahil Indonesia akan tereduksi. Namun kita harus selalu optimis," ujar OSO.
 
Baca: Presiden Ingatkan Semua Pihak Tak Alergi Kritik
 
OSO menjelaskan nation and character building harus menjadi bagian upaya peningkatan sumber daya manusia di Indonesia. Dunia pendidikan kita harus selalu melahirkan generasi berjiwa Indonesia, berjiwa Pancasila.
 
"Sangat relevan pesan dari Bung Karno (Presiden pertama Indonesia Sukarno) yang mengatakan 'Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri'. Pesan itu juga mengingatkan kita tujuan dari pendiri bangsa, yakni: Indonesia dibangun oleh satu untuk semua, semua untuk satu, semua untuk semua," tegas OSO.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif