Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin. Foto: MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin. Foto: MI/Ramdani

Kebijakan Mudik Disebut Faktor Pengerek Kepuasan Publik atas Kinerja Jokowi

Antara • 20 Mei 2022 16:50
Jakarta: Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) meningkat lagi. Hal ini disebut karena program kerja berjalan sesuai rencana. Kenaikan kepuasan publik ini pun menjadi tantangan bagi pemerintah untuk terus bekerja sebaik mungkin.
 
Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini mengatakan penyelenggaraan mudik tahun ini sangat menantang. Antusiasme masyarakat untuk merayakan Lebaran di kampung halaman sangat tinggi setelah dua kali Lebaran pemerintah melarang mudik.
 
Pemerintah memprediksi sekitar 80 juta orang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini. PT ASDP Indonesia Ferry mencatat jumlah penumpang angkutan penyeberangan naik 48 persen dibandingkan Lebaran 2019. Sedangkan, pemudik yang menggunakan pesawat terbang melalui Bandara Soekarno Hatta naik 3 persen dibandingkan Lebaran 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penyelenggaraan mudik yang lalu sangat menantang. Berbagai persiapan yang melibatkan pemerintah pusat, berbagai sektor, hingga daerah menunjukkan hasil yang diharapkan. Semuanya sudah bekerja baik," kata Faldo, Jumat, 20 Mei 2022.
 
Baca: Kebijakan Pemerintah Membuka Keran Ekspor Sawit Didukung
 
Menurut Faldo, keberhasilan ini bukan hanya karena kerja pemerintah, tapi juga karena dukungan dari masyarakat sehingga perjalanan mudik bisa berlangsung kondusif. Karena penyelenggaraan mudik tahun ini berhasil memuaskan masyarakat, sehingga kinerja Presiden Joko Widodo dinilai semakin baik, Faldo mengatakan, tantangan ke depan akan semakin berat. Sebab, ekspektasi masyarakat akan semakin tinggi.
 
"Penyelenggaraan mudik selanjutnya tentunya akan punya ekspektasi yang lebih besar dengan kepuasan hari ini. Semua pembelajaran dari penyelenggaraan mudik ini akan membuat kita lebih baik lagi," ujar Faldo.
 
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden. Survei pada 10-12 Mei 2022 melibatkan 1.245 responden. Sebanyak 76,7 persen responden mengaku sangat dan cukup puas dengan kinerja Presiden.
 
Meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden didorong keberhasilan penanganan covid-19 dan penyelenggaraan mudik. Sebanyak 74,6% responden puas dengan penanganan pandemi, 88% responden puas dengan pelayanan moda transportasi umum saat mudik.
 
Faldo mengatakan seluruh jajaran pemerintah akan termotivasi dengan hasil survei tersebut. "Presiden selalu melakukan yang terbaik dalam menjalankan tugas," kata dia.
 
Baca: KSP: Kerja Sama dengan Pihak Lain Sesuai Ketentuan Hukum
 
Anggota DPR Hendrawan Supratikno menilai naik turun kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah seperti tergambar dalam hasil survei merupakan hal biasa. Jajaran pemerintah jangan cepat puas. Koordinasi lintas kementerian harus terus ditingkatkan.
 
"Yang sudah bagus kita jaga, yang masih kurang kita perbaiki atau tingkatkan. Koordinasi lintas kementerian dalam menangani berbagai persoalan yang muncul. Terus fokus melayani kebutuhan masyarakat luas," kata Hendrawan.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif