14 Tim Bentukan Anies Dinilai bikin Beban
Anggota DPRD DKI Jakarta Bestari Barus - Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta: Anggota DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menilai 14 tim bentukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya membebani APBD. 14 tim tersebut juga tidak efesien dan cenderung tumpang tindih.

"Kebanyakan tim untuk apa? Akan menjadi beban (APBD). Ini kan bukan kerja relawan, harus dibiayai. Apakan ini dari APBD atau apa? Kalau misalnya dari Operasional Gubernur kan tetap saja APBD," kata Bestari saat dihubungi, Selasa, 21 Agustus 2018. 

Politikus Partai NasDem ini menilai Pemprov DKI Jakarta sudah kebanjiran tim. Seperti, Deputi Gubernur dan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). 


TGUPP terdiri dari lima bidang yakni pengelolaan pesisir Jakarta, pembangunan ekonomi dan penataan kota, harmonisasi regulasi, bidang pencegahan korupsi, dan percepatan pembangunan. Tim ini memiliki 73 anggota dan dikepalai oleh Mantan Dirut PLN Amin Subekti.

"Saya enggak ngerti tim itu apa lagi. Kan sudah ada TGUPP masa bikin tim lagi? Kan ada deputi gubernur, masa bikin tim lagi? Itu untuk apa? untuk kamuflase bahwa Gubernur tidak punya cukup waktu atau gimana?," tukas dia. 

(Baca juga: Pembentukan Tim di DKI Hamburkan Uang Rakyat)

Bestari tak setuju bila alasan pembentukan tim untuk mempercepat progam Pemprov DKI. Pasalnya, belum ada progam yang benar-benar terlihat.

"Tim percepatan pembangunan dibuat, sinkronisasi, harmonisasi, dan regulasi dibentuk. Apa yang disinkronisasi? Lelang saja susah kok. Ada tim percepatan pembangunan juga apa yang dilakukan? Sampai hari ini potensi SILPA sudah kelihatan akan triliun kok," tandas dia. 

14 tim yang sudah dibentuk yakni, TGUPP, Tim Perumusan Subsidi Perkeretaapian, Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta, Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum, Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan/Acara di Kawasan Monumen Nasional, Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah dan Tim Percepatan Kegiatan Strategis Daerah.

Selanjutnya, Tim Kerja Percepatan Pengembangan Kawasan Kepulauan Seribu, Tim Pelaksanaan Program OK Otrip, Tim Tindak Lanjut Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2018, Badan Promosi Pariwisata Daerah, Pusat Informasi, Promosi, dan Kerjasama Investasi, Tim Revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.

(Baca juga: Djarot Minta Anies Jaga Program yang Sudah Baik)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id