Pembentukan Tim di DKI Hamburkan Uang Rakyat

M Sholahadhin Azhar 21 Agustus 2018 04:19 WIB
pemprov dki
Pembentukan Tim di DKI Hamburkan Uang Rakyat
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono. Foto: Doc DPRD DKI
Jakarta: Pembentukan 14 tim oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai tak berjalan dengan baik. Pembentukan itu dianggap cenderung tumpang tindih dan menghamburkan uang rakyat.

"Yang pasti penghamburan duit rakyat sudah pasti," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD, Senin, 20 Agustus 2018.

Ia mencontohkan Tim Pertimbangan Monas yang serupa dengan Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas. Seharusnya, kata Gembong, Anies melakukan optimalisasi dengan memperkuat organisasi yang sudah ada, bukan membentuk tim baru.


Dia menilai unit Pengelola Teknis (UPT) dan UPK yang ada sudah memadai untuk mengelola Jakarta. Jika diperlukan tenaga dari profesional, Anies seharusnya mengakomodir hal itu pada organisasi yang sudah ada. 

"Mengapa harus membuat organisasi baru lagi, yang ujungnya hanya satu, menghamburkan duit rakyat," keluh Gembong.

Dia menyebut 14 tim baru yang dibuat selama 10 bulan masa kerja Anies belum terlihat kinerjanya. Sebab dari segi tugas pokok fungsi (tupoksi), tim pasti bertabrakan dengan unit-unit yang sudah ada sebelumnya. "Pasti (bertabrakan), sudah pasti," tandas Gembong.

Diketahui beberapa tim yang dibentuk Anies yakni Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Tim Perumusan Subsidi Perkeretaapian, Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta, Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum, Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan/Acara di Kawasan Monumen Nasional, Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah dan Tim Percepatan Kegiatan Strategis Daerah.

Selain itu, ada Tim Kerja Percepatan Pengembangan Kawasan Kepulauan Seribu, Tim Pelaksanaan Program OK Otrip, Tim Tindak Lanjut Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2018, Badan Promosi Pariwisata Daerah, Pusat Informasi, Promosi, dan Kerjasama Investasi, Tim Revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id