Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel/MI/Panca Syukrani.
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel/MI/Panca Syukrani.

Rachmat Gobel: Indonesia Harus Merdeka di Bidang Kesehatan

Medcom • 16 Agustus 2021 20:39

Gobel meminta pemerintah bertindak nyata agar pidato Presiden terwujud. Misalnya dengan mendorong investor untuk berinvestasi di bidang-bidang tersebut. "Berikan kemudahan," tegasnya.
 
Apabila ada industri dalam negeri yang memproduksi obat, vaksin, dan alat-alat kesehatan, kata dia, pemerintah harus mengutamakan produk dalam negeri. Sikap ini harus serius dan dikawal secara khusus.
 
"Sehingga jangan sampai tong kosong nyaring bunyinya. Kadang-kadang ini masalah di tingkat pelaksana yang tidak memahami visi Presiden," ungkapnya.

Gobel menyampaikan setidaknya empat poin yang harus menjadi perhatian pemerintah. Pertama, Indonesia harus mandiri dan merdeka di bidang kesehatan. 
 
Kedua, ketergantungan obat, vaksin, dan alat-alat kesehatan. Selain berdampak pada harga yang mahal dan menghabiskan devisa, situasi ini juga berisiko mengakibatkan kelangkaan di saat Indonesia membutuhkannya. 
 
Gobel yakin, lanskap dunia setelah pandemi covid-19 masih didominasi masalah kesehatan. Menurut dia, Indonesia telah berkali-kali menjadi korban dari penyakit akibat virus, seperti flu burung, flu babi, dan sebagainya. 
 
"Ini bukan hanya merongrong kesehatan rakyat tapi juga menggerus kualitas SDM, mengganggu ketahanan nasional, dan menggoyahkan ekonomi nasional," ujarnya.
 
Ketiga, program 'Bangga Buatan Indonesia' jangan sekadar slogan dan harus dikawal dengan baik. Ia menyebut Kepala negara telah membuat regulasi dan membuat kebijakan tentang Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), namun semua itu butuh pengawalan di lapangan. 
 
"Khususnya dalam belanja pemerintah, belanja BUMN, dan dalam proyek-proyek pemerintah. Harus ada pemihakan dan pengawalan agar produk dalam negeri berdaulat di negerinya sendiri," terangnya.
 
Keempat, penguatan industri dalam negeri ini selain bisa mengubah Indonesia dari negara konsumen menjadi negara produsen. Dari bangsa pedagang ke negara pencipta. Hal ini, menurut dia, akan memberikan kebanggaan, harga diri, menyerap tenaga kerja, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. 
 
"Membangun industri itu bukan hanya soal tenaga kerja, tapi kemampuan mencipta suatu produk," ucap Gobel.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan