Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

UU Ciptaker Dianggap Sebagai Perlawanan Terhadap Oligarki

Nasional Omnibus Law UU Cipta Kerja
Media Indonesia.com • 14 Oktober 2020 19:01
Jakarta: Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menilai Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sebagai bentuk perlawanan terhadap oligarki. UU tersebut memberi akses selebar-lebarnya kepada masyarakat umum memulai aktivitas usaha dan ekonomi.
 
Saidiman mengatakan sistem dan aturan sebelumnya sangat menyulitkan bagi masyarakat untuk memulai usaha. Terutama soal perizinan dan tumpang tindihnya aturan sehingga masyarakat bawah tidak memiliki daya untuk mengaksesnya.
 
"Yang bisa keluar dari masalah itu adalah orang kaya," kata dia seperti dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 13 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saidiman mengutip survei pihaknya tentang perizinan usaha pada akhir Juni 2020. Sebanyak 22 persen responden mengaku pernah mengurus perizinan, di mana 45 persen di antaranya merasakan sulit memenuhi persyaratan usaha itu.
 
"Dan usahanya itu sulit apabila terkait usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jadi itu yang terjadi di masyarakat," jelas dia.
 
Baca:Publik Diberi Ruang dalam Penyusunan Aturan Turunan UU Ciptaker
 
UU Ciptaker merupakan solusi yang dibuat Presiden Joko Widodo untuk memberi kesempatan pada masyarakat terlibat aktivitas ekonomi. Saidiman tak sepakat jika ada yang menyatakan regulasi itu pro oligarki.
 
"Kalau kita pakai logika sedikit saja, justru yang diuntungkan masyarakat kecil, masyarakat bawah yang selama ini tidak punya akses kepada sumber daya ekonomi. Karena dia dihalangi oleh begitu banyak persoalan," jelas Saidiman.

 
Halaman Selanjutnya
UU Ciptaker ide Jokowi …
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif