Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depari. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depari. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

BNN Pertanyakan Motif Wacana Legalisasi Ganja

Nasional legalisasi ganja
Cindy • 02 Februari 2020 16:03
Jakarta: Wacana legalisasi ganja perlu ditelusuri motif dan kepentingannya. Sebab pemanfaatan ganja di luar ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika merupakan kejahatan.
 
"Apakah untuk kepentingan masyarakat atau sindikat," kata Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depari di Jakarta, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Arman menjelaskan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengatur penggunaan tanaman ganja mulai dari biji, buah, jerami, hasil olahan atau bagian tanaman lain masuk dalam golongan I. Artinya, setiap bagian tanaman digunakan untuk tujuan apa pun merupakan perbuatan pidana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sepanjang pengetahuan saya, belum ada negara di dunia yang mengubah undang-undang nasional mengeluarkan ganja dari narkotika golongan I," ucap Arman.
 
Arman juga menyoroti ganja yang disebut dapat menyembuhkan sejumlah penyakit seperti asma. Dia menyebut hal itu pendapat yang menyesatkan.
 
Dia menuturkan penyalahgunaan narkotika terlarang dapat merusak kesehatan secara permanen dan menimbulkan ketergantungan. Arman menyebut belum ada pembuktian dari penelitian medis ganja dapat menyembuhkan penyakit tertentu.
 
"Apalagi obat asma sangat banyak dan cukup tersedia sehingga tidak diperlukan obat-obat lain sebagai alternatif," terang Arman.
 
Anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rafli menilai ganja dapat memenuhi kebutuhan farmasi. Ia menyebut ganja salah satu tumbuhan yang mudah ditanam dan tumbuh di Aceh.
 
Dia menuturkan klaim ganja berbahaya sebatas konspirasi global. Rafli menilai masih banyak obat-obatan terlarang yang lebih berbahaya dari ganja.
 
Legislator asal Aceh ini mengusulkan ganja menjadi komoditas ekspor. Ia menyebut Aceh bisa dijadikan tempat budidaya ganja.
 
"Saya bisa kasih nanti daerahnya di mana," kata Rafli.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif