Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. Foto: MI/Ramdani
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. Foto: MI/Ramdani

PKS Sebut Usulan Ekspor Ganja Bukan Suara Partai

Nasional ganja legalisasi ganja
Nur Azizah • 01 Februari 2020 19:05
Jakarta: Pernyataan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rafli Kande yang meminta pemerintah melegalkan ganja sebagai komoditas ekspor disebut bukan suara partai. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengaku telah menegur anggotanya itu.
 
"Ucapan Pak Rafli itu sebagai pribadi anggota DPR, namun tidak mewakili sikap PKS," kata Jazuli di Jakarta, Sabtu, 1 Februari 2020.
 
Ia menyebut pernyataan Rafli kontroversial dan menimbulkan polemik yang kontraproduktif. Jazuli menegaskan PKS selama ini aktif memerangi narkoba.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pernyataan itu layak diluruskan dan dikoreksi. Betapa pun menurut Pak Rafli ada peluang tanaman ganja bisa diatur dalam regulasi yang khusus," ujar dia.
 
Jazuli tahu dalam batasan tertentu ganja bisa menjadi bahan baku industri obat atau farmasi. Hal ini pun telah diterapkan di beberapa negara. Namun, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tegas melarang ganja.
 
"Dan mengkategorikannya sebagai narkotika golongan satu," tegas Jazuli.
 
Jazuli mengatakan, narkotika golongan ini juga dilarang untuk pelayanan kesehatan. Kendati, dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 juga terdapat pengecualian dalam jumlah terbatas dan digunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
 
"Yang bersangkutan (Rafli) meminta maaf atas kesilapan pikiran dan pernyataan pribadinya itu sehingga menimbulkan polemik serta membuat salah paham di kalangan masyarakat," kata Jazuli.
 
Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS Rafli Kande sebelumnya mengatakan ganja dapat memenuhi kebutuhan farmasi. Ia menyebut, ganja juga salah satu tumbuhan yang mudah ditanam dan tumbuh di Aceh.
 
Klaim ganja berbahaya, kata dia, juga sebatas merupakan konspirasi global. Menurutnya, masih banyak obat-obatan terlarang yang lebih berbahaya dari ganja.
 
Legislator asal Aceh ini pun mengusulkan agar ganja menjadi komoditas ekspor. Ia pun menyebut, Aceh bisa dijadikan sebagai tempat budidaya ganja.
 
"Jadi Pak, ganja ini bagaimana kita jadikan komoditas yang ekspor yang bagus. Jadi kita buat lokasinya. Saya bisa kasih nanti daerahnya di mana," ujar Rafli.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif