Menteri BUMN Erick Thohir/Medcom.id/Suci Sedya Utami
Menteri BUMN Erick Thohir/Medcom.id/Suci Sedya Utami

Erick Ogah Terjebak Perdebatan Status Mantan Napi Ahok

Nasional ahok
Damar Iradat • 15 November 2019 10:32
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak mau memperdebatkan status mantan narapidana Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama. Nama Ahok sudah dipertimbangkan matang Tim Penilaian Akhir (TPA) sebelum diajukan mengisi posisi di BUMN.
 
"Kan ahli-ahlinya sudah ada. Tanya ahlinya saja," tegas Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.
 
Ahok sempat 1,5 tahun mendekam di penjara tahun karena kasus penodaan agama. Namun, menurut Erick, BUMN sebagai korporasi memercayai good corporare governance. Ia juga meyakini Ahok memiliki kontribusi positif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Erick menjelaskan tak mungkin mengurus 142 BUMN tanpa kerja tim. Menurut dia, akan ada banyak figur lain membantunya mengawasi BUMN.
 
"Kita jangan hanya fokus ke Pak Ahok, ada dua wamen, nanti komut-komut yang lain akan kita kenalkan," papar dia.
 
Erick menegaskan Ahok perlu mundur dari partai politik (PDI Perjuangan) jika ingin mengisi posisi BUMN. Hal ini juga berlaku bagi seluruh pihak yang akan mengisi posisi di BUMN.
 
"Kalau memang orang partai harus mengundurkan diri, staf khusus BUMN juga sudah melakukan itu," tegas Erick.
 
Erick segera memperkenalkan figur lain pengisi kursi strategis di BUMN. Ia meminta publik menunggu.
 
"Nanti Senin (18 November 2019) ada lagi dikasih tahu. Ada figur yang bagus lagi," uca Erick.
 

 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif