Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily. MI/Susanto.
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily. MI/Susanto.

Kubu Prabowo Disebut Berpotensi Jadi Duri dalam Daging

Nasional kabinet jokowi
Whisnu Mardiansyah • 04 Juli 2019 10:14
Jakarta: Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily tak sepakat partai oposisi masuk dalam kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia khawatir muncul oposisi baru di dalam kabinet.
 
"Saya punya kekhawatiran kalau dari kubu Prabowo mau masuk tanpa memiliki kesamaan gagasan dengan apa yang sudah dijanjikan dalam kampanye kemarin, saya khawatir ini bisa menjadi duri dalam daging," kata Ace di Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Baca: NasDem Dukung Jokowi-Ma'ruf Tanpa Syarat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Partai politik di dalam Koalisi Indonesia Kerja memiliki visi dan misi yang sama, mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Partai koalisi pendukung akan memastikan program Nawacita Jilid II yang diusung Presiden Jokowi terealisasi.
 
"Sehingga tidak ada lagi di dalam pemerintahan lima tahun ke depan ada pihak-pihak yang mengaku menjadi bagian pemerintahan tetapi koar-koar seperti oposisi di luar, itu berbahaya buat pemerintahan Jokowi ke depan," jelas Ace.
 
Ace paham membangun bangsa butuh peran seluruh pihak. Namun, seluruh partai politik harus memiliki visi dan misi yang sama. Ia sangsi keberadaan partai oposisi di koalisi pemerintah akan memuluskan rencana pembangunan.
 
"Apakah ada jaminan masuknya kubu partai Gerindra, Demokrat, PAN, itu akan memberikan kenyamanan bagi pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan?" ucap Ace.
 
Baca: AHY Digadang-gadang Cocok Menjabat Menteri
 
Politikus Golkar itu berkaca pada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung dengan pemerintah di tengah jalan. Namun, sikap PAN kerap berseberangan dengan pemerintah.
 
"Di dalam pemerintahan, sikapnya oposisi, itu kan pasti akan tidak nyaman terhadap pemerintahan Pak Jokowi," ucap Ace.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif