Ibadah haji. Istimewa.
Ibadah haji. Istimewa.

Ini Layanan Jemaah Haji Selama di Dalam dan Luar Negeri

Nasional kementerian agama haji ibadah haji indonesia-arab saudi
Juven Martua Sitompul • 09 Mei 2022 18:03
Jakarta: Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) terus mempersiapkan layanan bagi jemaah haji. Proses finalisasi dikebut, khususnya setelah ada kepastian jumlah kuota jemaah Indonesia.
 
Dirjen PHU Hilman Latief mengakui waktu yang tersedia untuk finalisasi penyiapan layanan tidak banyak. Sebab, pemerintah Arab Saudi baru mengumumkan kepastian kuota pada pertengahan April 2022 atau sepekan sebelum libur dan cuti lebaran. Padahal, jemaah kloter pertama akan diberangkatkan pada 4 Juni 2022.
 
Menurut Hilman, layanan jemaah terbagi dalam dua kategori besar. Yaitu layanan dalam negeri dan layanan di luar negeri atau selama jemaah berada di Arab Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di dalam negeri, jemaah akan menerima sejumlah layanan mulai dari pemberkasan hingga layanan keberangkatan dan kepulangan di asrama haji. Layanan di dalam negeri dimulai dengan pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bersama Komisi VIII DPR hingga penerbitan Keputusan Presiden. Selanjutnya, Ditjen PHU mengidentifikasi jemaah berhak berangkat sesuai dengan jumlah kuota yang telah ditetapkan Arab Saudi.
 
"Daftar nama 92.825 jemaah haji reguler yang berhak berangkat tahun ini sudah ada. Saya sudah terbitkan Surat Keputusan dan sejak kemarin sudah diumumkan dan didistribusikan ke Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia," kata Hilman di Jakarta, Senin, 9 Mei 2022.
 
Selanjutnya, kata dia, jemaah yang telah ditetapkan berhak berangkat bisa segera melakukan konfirmasi keberangkatan ke bank tempat jemaah mendaftar. Sementara itu, Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan pihaknya saat ini tengah memfinalisasi proses kontrak kerja sama dengan maskapai yang akan memberangkatkan dan memulangkan jemaah haji Indonesia. Ada dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
 
"Proses koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, dan pemerintah daerah juga terus dilakukan dalam proses persiapan penyelenggaraan haji tahun ini," kata Mujab.
 
Baca: Kuota Haji Reguler dan Khusus Ditentukan Sistem e-Haj Saudi
 
Di sisi lain, Mujab menegaskan pihaknya sudah melakukan proses sterilisasi asrama yang akan digunakan untuk lokus pemberangkatan jemaah. Nantinya, ada sejumlah layanan yang disiapkan untuk jemaah, antara lain fasilitas penginapan selama 1x24 jam, pemeriksaan akhir kesehatan, pemberian gelang identitas, pemberian paspor, pemberian living cost (uang saku), serta pemantapan manasik haji.
 
"Di asrama haji, jemaah sebelum berangkat akan mendapat layanan konsumsi tiga kali makan dan dua kali snack. Saat kembali ke Tanah Air, jemaah akan mendapat satu kali makanan ringan atau snack," kata Mujab.
 
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif