Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief. (Humas Kemenag)
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief. (Humas Kemenag)

Kuota Haji Reguler dan Khusus Ditentukan Sistem e-Haj Saudi

Nasional kementerian agama arab saudi haji ibadah haji indonesia-arab saudi Kemenag
Lukman Diah Sari • 04 Mei 2022 09:49
Jakarta: Indonesia mendapat kuota 100.051 peserta haji tahun ini. Pemberian kuota haji reguler dan khusus itu tidak dilaksanakan seperti tahun sebelumnya, melalui MoU Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dan Kementerian Agama (Kemenag) RI.
 
"Namun, kuota diberikan secara langsung oleh Pemerintah Arab Saudi melalui e-Haj," ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief di Jakarta, Rabu, 4 Mei 2022.
 
Menurut dia, penentuan kuota pada penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2022 ini bersifat mandatori dari Pemerintah Arab Saudi. Sehingga, tidak ada ruang negosiasi dalam penentuan kuota sebagaimana penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembagian kuota haji reguler dan khusus dilakukan mengikuti alokasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Secara sistem, melalui e-Haj, Pemerintah Arab Saudi membagi sebanyak 92.825 untuk jemaah haji reguler dan 7.226 untuk jemaah haji khusus," tegas Hilman.
 
Penetapan kuota haji oleh Kerajaan Arab Saudi baru diterbitkan pada pertengahan April, karena pandemi. Hilman menerangkan informasi kepastian kuota haji tahun ini sangat mepet, karena biasanya pembahasan MoU sudah dilakukan sejak Desember tahun sebelumnya. 
 
Hilman menilai Saudi mendasarkan penetapan kuota haji pada data persentase jemaah Indonesia tahun sebelumnya yang memang tidak persis 8 persen. Kuota jamaah yang ditetapkan tahun ini juga lebih sedikit dari asumsi kuota yang dibahas bersama Kemenag dan DPR saat membahas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pertengahan April 2022.
 
Baca: Manasik Haji Dipersingkat Jadi 6 Kali
 
"Namun kami tetap syukuri, tahun ini ada jemaah haji Indonesia yang bisa diberangkatkan ke Tanah Suci untuk ibadah haji," tutur Hilman.
 
Kemenag kini mempersiapkan pelayanan untuk jemaah haji Indonesia di dalam dan luar negeri. Komunikasi dan koordinasi dengan para mitra di luar negeri terus dilakukan sembari mematangkan persiapan layanan jemaah Indonesia. 
 
"Semoga kondisi segera normal sehingga tahun depan kuota haji juga kembali normal, baik reguler maupun haji khusus," ungkap dia. 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif