Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (tengah), Istri almarhum Gus Dur Sinta Nuriyah (kanan) dan Ulama KH Maimun Zubair (kedua kiri) hadir dalam Haul Gus Dur ke-9. ANT/Galih Pradipta
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (tengah), Istri almarhum Gus Dur Sinta Nuriyah (kanan) dan Ulama KH Maimun Zubair (kedua kiri) hadir dalam Haul Gus Dur ke-9. ANT/Galih Pradipta

Merindukan Gus Dur

Nasional haul gus dur
Fachri Audhia Hafiez • 22 Desember 2018 10:59
Jakarta: Presiden keempat Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kerap membawa pesan kehidupan yang melekat kepada setiap orang, termasuk tokoh politik nasional. Sosok Gus Dur dirindukan banyak pihak.
 
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan Gus Dur memberi kenangan yang bermanfaat bagi bangsa. Gus Dur, kata dia, sosok tokoh politik yang tak mementingkan kekuasaan.
 
Baca: Sportivitas Berdemokrasi Gus Dur Patut Ditiru

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mahfud menilai Gus Dur lebih mementingkan kemanusiaan dalam berpolitik. Hal ini terbukti saat dirinya menjabat sebagai Presiden keempat Indonesia.
 
"Dalam berpolitik kita harus menuju kemanusiaan, kita berkontestasi dengan baik. Kita selenggarakan negara ini bersama-sama oleh yang menang atau kalah di dalam posisi masing-masing. Itu yang sering dipesankan oleh Gus Dur," ujar Mahfud saat menghadiri Haul Gus Dur ke-9 di Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat, 21 Desember 2018.
 
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta semua pihak meniru cara berpolitik Gus Dur. Kata dia, sisi kemanusiaan harus diutamakan dalam berpolitik.
 
Gus Dur terkenal sebagai sosok yang menghargai perbedaan. Ia tak pernah merendahkan orang lain meski memiliki pandangan yang berbeda.
 
"Pesan politik yang teringat dari sosok Gus Dur bahwa, agama harus selalu hadir dalam rangka memanusiakan manusia," kata Lukman.
 
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menganggap politik yang mengedepankan kemanusiaan merupakan sebuah prinsip. Nilai-nilai pluralisme yang diajarkan Gus Dur ajarkan harus terus berlanjut ke generasi berikutnya.
 
"Saya juga Partai Demokrat ingin sekali menjalankan politik yang beradab dan penuh nilai-nilai kemanusiaan tadi," ucap AHY.
 
Baca:Menag: Gus Dur Mengedepankan Kemanusiaan
 
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai Gus Dur sebagai sosok yang gemar berkelakar. Gus Dur akan membuat orang-orang yang berada di dekatnya gembira.
 
"Rasanya semangat Gus Dur harus dihadirkan lagi. Sosok Gus Dur diperlukan Indonesia ketika ada kelompok yang saling berbeda pendapat, beliau selalu membawa suasana kebersamaan. Saya rasa semua rindu Gus Dur," kata Ganjar.
 
Haul Gus Dur tahun ini mengambil tema 'Yang Lebih Penting dari Politik adalah Kemanusiaan'. Tema ini diusung lantaran menjelang tahun 2019, para peserta pemilu diharapkan tak hanya sekadar berpolitik namun juga menegakkan nilai-nilai kemanusiaan.
 
Dalam acara ini juga hadir Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar, Mantan Ketua PSSI Agum Gumelar, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang KH Maimun Zubair, Budayawan Sujiwo Tejo, dan Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif