Aksi vandalisme pada separator busway terjadi saat massa buruh memperingati hari buruh internasional berada di kawasan Patung Kuda, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.
Aksi vandalisme pada separator busway terjadi saat massa buruh memperingati hari buruh internasional berada di kawasan Patung Kuda, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Polri Ungkap Cara Anarko Sindikalism Berkomunikasi

Nasional demo buruh hari buruh vandalisme
Cindy • 03 Mei 2019 19:29
Jakarta: Polisi mengungkap cara Kelompok Anarko Sindikalism mampu berkoordinasi secara terstruktur dan masif di sejumlah daerah. Mereka berkomunikasi melalui grup Whatsapp untuk melakukan aksi perusakan dan vandalisme saat peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday).
 
"Mereka (Anarko Sindikalism) komunikasinya ini via Whatsapp group. Itu nanti akan kita dalami jejaringnya bagaimana organisasinya," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Mei 2019.
 
Dedi menjelaskan, mereka berkoodinasi untuk menentukan seragam, titik kumpul dan barang yang perlu dibawa. Bahkan mereka juga diminta meninggalkan simbol sebagai tanda kelompok tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka diminta kumpul di titik satu, dua, tiga, empat. Baju yang dikenakan warna gelap dan celana warna tertentu. Bawa minuman keras, ruyung, pilox (cat semprot), sasarannya untuk coret-menyoret membuat simbol di beberapa area publik," terangnya.
 
Baca juga: Hari Buruh Aksi Perdana Anarko Sindikalism
 
Saat ini lanjut dia, Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus untuk menelusuri jejaring kelompok Anarko Sindikalism. Sebab, gerakan masif yang tersebar di sejumlah wilayah yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Bandung, dan Makassar, meresahkan masyarakat.
 
"Polda Metro sudah membentuk tim, dan tim sedang bekerja. Menganalisa dari seluruh CCTV, kalau sudah cukup nanti ada upaya-upaya penegakan hukum," kata Dedi.
 
Aksi vandalisme terjadi saat peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu, 1 Mei 2019. Peristiwa ini salah satunya terjadi di kawasan Patung Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat. Tulisan kapital digoreskan di beton pembatas jalan: Rakyat Anti Kapitalisme May Day Rezim Fasis.
 
Baca juga: Empat Anggota Anarko Sindikalism Jadi Tersangka
 
Sejumlah buruh juga bentrok dengan polisi di depan Halte Busway Tosari, Jakarta Pusat. Tak cuma di DKI Jakarta, aksi serupa juga terjadi di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, dengan mencoret-coret dinding.
 

(MBM)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif