Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Empat Anggota Anarko Sindikalism Jadi Tersangka

Nasional hari buruh kerusuhan vandalisme
Cindy • 03 Mei 2019 13:49
Jakarta: Polisi menetapkan empat anggota Anarko Sindikalism sebagai tersangka perusakan dan vandalisme di Bandung, Jawa Barat dan Malang, Jawa Timur. Aksi vandalisme dilakukan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.
 
"Perusakan dan aksi vandalisme (di Bandung) ditetapkan dua tersangka. Kemudian untuk di wilayah Malang sudah ditetapkan dua tersangka," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Mei 2019.
 
Dua pelaku yang melakukan vandalisme di Bandung dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang perusakan terhadap barang atau orang. Kerugian yang timbul dari ulah pelaku ditaksir mencapai Rp3,5 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, dua tersangka lain dijerat dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan Pasal 489 KUHP tentang pelanggaran terhadap keamanan umum bagi orang atau barang dan kesehatan.
 
Baca:Anarko Sindikalism Diduga Provokator Rusuh Aksi Buruh
 
Dedi mengatakan pihaknya masih menelusuri jaringan Anarko Sindikalism di beberapa kota, seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan Makassar.
 
"Masih proses identifikasi dan proses penegakan hukum nihil. Untuk di Surabaya ada enam orang dikenakan wajib lapor dan sudah dilakukan pembinaan," terang Dedi.
 
Aksi vandalisme terjadi saat peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2019. Salah satunya terjadi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Tulisan kapital digoreskan di beton pembatas jalan; 'Rakyat Anti Kapitalisme May Day Rezim Fasis'.
 
Tak cuma di DKI Jakarta, aksi serupa juga terjadi di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, dengan mencoret-coret dinding. Sejumlah buruh juga bentrok dengan polisi di depan Halte Busway Tosari, Jakarta Pusat. Penyebabnya, para buruh dilarang menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk memperingati Hari Buruh Internasional.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif