Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

6 Tahap Fase Cepat Penciptaan Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona Bio Farma Unpad Konvergensi MGN
Fajar Nugraha, Medcom • 19 Agustus 2020 09:29
Jakarta: Sejak kemunculannya pada akhir Desember 2019, virus korona (covid-19) telah menginfeksi hingga 22,3 juta orang di seluruh dunia dan menyebabkan 784.258 kematian hingga 19 Agustus 2020. Vaksin menjadi satu-satunya harapan untuk mengatasi virus yang menyebabkan penyakit covid-19 itu.
 
Keberadaan vaksin sangat diperlukan saat ini. Oleh sebab itu, para ilmuwan berupaya mengembangkan vaksin yang bisa mengatasi virus yang mewabah pertama kali di Wuhan, Tiongkok, tersebut.
 
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebutkan 167 vaksin potensial dalam pengembangan saat ini. Namun, pada Februari 2020, WHO mengatakan keberadaan vaksin untuk mengatasi severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) baru ini akan tersedia kurang dari 18 bulan ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Vaksin tipikalnya membutuhkan waktu tahunan dalam riset dan pengujian, sebelum akhirnya digunakan secara klinis. Tetapi, untuk kasus covid-19, para ilmuwan berpacu menghasilkan vaksin yang aman ada efektif paling tidak hingga awal 2021.
 
Terlepas dari upaya cepat menghasilkan vaksin, para ilmuwan tidak melupakan fase-fase yang harus dijalani untuk memperoleh vaksin yang aman dan efektif. Fase-fase itu adalah:

1. Uji Praklinis

Melalui fase ini ilmuwan memberikan vaksin kepada hewan seperti tikus atau monyet. Pengujian di fase saat ini ditujukan untuk melihat apakah dapat menghasilkan respons imunitas.

2. Fase 1 Uji Keselamatan


Para ilmuwan kemudian mulai memberikan vaksin kepada manusia. Sejumlah kecil manusia disuntik vaksin untuk menguji keamanan dan dosis dengan tujuan memastikan vaksin tersebut merangsang sistem kekebalan.

3. Fase 2 Percobaan Diperluas

Pada fase kedua, pemberian vaksin mulai diperluas kepada ratusan orang yang dibagi menjadi beberapa kelompok, seperti anak-anak dan orang tua, untuk melihat apakah vaksin bekerja berbeda pada mereka. Uji coba ini lebih lanjut menguji keamanan vaksin dan kemampuan untuk merangsang sistem kekebalan.

 
Halaman Selanjutnya
  4. Fase 3 Uji…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif