Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di RSUD Tarakan/Medcom.id/Nur Azizah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di RSUD Tarakan/Medcom.id/Nur Azizah

Anies Sebut Enam Pedemo Meninggal

Nasional unjuk rasa pemilu serentak 2019 Demo Massa Penolak Pemilu
Nur Azizah • 22 Mei 2019 10:51
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut demonstrasi penolakan hasil Pemilu Serentak 2019 menyebabkan enam korban meninggal. Namun, Anies belum bisa membuka data enam korban tersebut.
 
Dua dari enam korban meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat. Beberapa di antaranya meninggal di Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo, Budi Kemuliaan, dan RS AL Mintohardjo.
 
"Dan pagi ini, ada sekitar 200-an orang luka-luka dan ada sekitar enam orang yang sudah tercatat meninggal," kata Anies di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Massa Kembali Datang ke Bawaslu
 
Sebanyak 80 dari 200 korban luka dirawat di RSUD Tarakan, 70 orang di RS Pelni, dan lainnya di RS Budi Kemuliaan. Mantan Mendikbud itu memastikan bakal menangani seluruh korban baik dari pihak pedemo, TNI, maupun polri.
 
"Semuanya akan kita obati hingga tuntas. Sejauh ini, yang paling banyak menerima korban ialah RS Tarakan. Ada lebih dari 80 orang yang sampai ke sini," ujar dia.
 
Anies memastikan seluruh korban akan dirawat tanpa dipungut biaya. Ia menjamin ketenangan dan kenyamanan pasien hingga sembuh.
 
Baca: Anies Minta Warga Bekerja Seperti Biasa
 
Anies meminta warga beraktivitas seperti biasa. Menurutnya, cara itu bisa mengurangi ketegangan di Jakarta.
 
Kericuhan pecah di kawasan Sarinah, Tanah Abang, hingga petamburan. Massa melemparkan batu ke arah petugas kepolisian hingga membakar ban. Asrama Brimob di kawasan Petamburan pun jadi sasaran pedemo.
 
Penegak hukum sempat mengeluarkan tiga kali peringatan agar massa mundur dan membubarkan diri sebelum menembakkan gas air mata.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif