Verry Idham heryansyah alias Ryan Jombang, pembunuh berantai. Foto AFPNovi
Verry Idham heryansyah alias Ryan Jombang, pembunuh berantai. Foto AFPNovi

Anaknya Bonyok Dijtos Habib Bahar, Ini Reaksi Keras Ibunda Ryan Jombang

Nasional narapidana penjara kerusuhan penjara
Muhammad Syahrul Ramadhan • 21 Agustus 2021 11:18
Jakarta: Ibunda Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang, Sriyatun, bereaksi terkait dugaan penganiayaan yang didapatkan anaknya di dalam Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur. Dia mengaku tak terima putranya dipukul oleh Habib Bahar bin Smith.
 
Sriyatun meminta agar dugaan penganiayaan terhadap Ryan Jombang diproses hukum dan diusut tuntas. Sementara terkait uang, menurutnya diikhlaskan saja.
 
“Kalau soal uangnya diikhlaskan tidak apa-apa. Tapi kasus penganiayaan yang menimpa anak saya harus diusut tuntas,” kata Siyatun, dilansir dari Clicks.id, Sabtu, 21 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kuasa hukum Ryan sendiri sudah mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Bahar bin Smith atas insiden pemukulan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Benny Daga, kuasa hukum Ryan mengatakan pihaknya datang membawa barang bukti,  petugas SPKT meminta mereka untuk melengkapi bukti-bukti.
 
Adapun barang bukti yang telah dibawa berupa foto-foto kondisi luka Ryan. Selain itu ada juga rekaman video.
 
"Nanti setelah kita pulang akan diskusi lagi dengan Ryan apa bukti tambahan. Lalu bukti tambahan itu akan kami berikan kepada teman-teman Bareskrim agar bisa berlanjut," ujar Benny.
 
Kejadian dugaan penganiayaan terhadap terpidana hukuman mati itu terjadi karena masalah utang piutang. Benny mengungkapkan Habib Bahar beberapa kali meminjam uang dari Ryan Jombang secara bertahap.
 
Nominal uang yang dipinjamkan sebesar Rp10 juta. Benny membantah jika kliennya mencuri uang, keterangan yang ada bahwa uang kliennya dipinjam oleh Bahar bin Smith.
 
Peristiwa dugaan penganiayaan itu, kata Benny, terjadi Senin, 16 Agustus 2021 sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu kliennya sedang berangkat shalat, lalu dipanggil oleh petugas lapas untuk datang ke depan.
 
Ternyata, lanjut Benny, ketika kliennya ke depan, sudah ada massa dalam jumlah banyak. Massa itu diduga dari luar lapas bukan massa di dalam lapas.
 
Akibat peristiwa tersebut Ryan Jombang babak belur di bagian muka dan harus menjalani perawatan di klinik.
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif