Ferdy Sambo di rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Ferdy Sambo di rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Populer Nasional: Ferdy Sambo dan Istrinya Janji Blak-blakan di Persidangan hingga Presiden Bakal Tambah Bansos

Lukman Diah Sari • 29 September 2022 07:36
Jakarta: Sejumlah pemberitaan di kanal Nasional Medcom.id pada Rabu, 28 September 2022, menjadi populer. Pertama perihal update kasus pembunuhan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J). 
 
Tersangka pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candawathi, berjanji bakal mengakui tindakannya saat di persidangan. Pernyataan itu dititipkan kepada kuasa hukumnya.
 
"Pak Ferdy Sambo dan Bu Putri Candrawathi juga menyampaikan harapan yang sama, yaitu 'kami menyadari ada kekeliruan yang pernah terjadi. Apa yang kami lakukan akan kami akui secara terbuka di persidangan'," kata Sambo dan Putri seperti ditirukan kuasa hukumnya, Arman Hanis, di Hotel Erian, Jakarta Pusat, Rabu, 28 September 2022.

Selengkapnya baca di sini: Ayo Kita Tunggu! Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Janji Blak-blakan di Persidangan


Kemudian, perihal kasus Indosurya. Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Fadil Zumhana mengungkap kasus penipuan dan penggelapan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) telah merugikan 23 ribu korban. Menurutnya, nilai kerugian kasus tersebut mencapai Rp106 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perkara tersebut saat ini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan terdakwa Cipta Henry Surya selaku Ketua KSP Indosurya dan Direktur Keuangan KSP Indosurya Cipta June Indria.
 
"Ini kasus yang menarik perhatian nasional karena kerugian sepanjang sejarah belum ada kerugian yang dialami Rp106 triliun oleh masyrakat Indonesia," kata Fadil di Kompleks Kejagung, Jakarta, Rabu, 28 September 2022.

Selengkapnya baca di sini: Wah! Ada 23 Ribu Korban Kasus Indosurya, Nilai Kerugiannya Capai Rp106 Triliun


Terakhir, perihal bantuan sosial untuk masyarakat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan untuk menambah bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Program tersebut bisa dilanjutkan jika ada ruang fiskal yang cukup pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
 
"Nanti kalau APBN ada kelebihan, kita akan tambahkan, ya," ujar Jokowi saat meyalurkan bantuan sosial di Kantor Pos Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu, 28 September 2022.

Selengkapnya baca di sini: Angin Segar Nih! Presiden Janji Tambah Bansos untuk Masyarakat


 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif