Ilustrasi ASN. Foto: ANT/Zabur Karuru
Ilustrasi ASN. Foto: ANT/Zabur Karuru

Jalan Panjang Perampingan Eselon

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf Perampingan Pejabat Eselon 100 Hari Jokowi-Maruf
Theofilus Ifan Sucipto • 21 Januari 2020 15:42
Jakarta: Badan Kepegawaian Negara (BKN) tak asal merampingkan struktur pejabat eselon di kementerian. Sejumlah hal menjadi perhatian.
 
“Tuntutannya menciptakan birokrasi dinamis, efektif dan efisien, percepatan sistem kerja, dan profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)” kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana kepada Medcom.id, Selasa, 21 Januari 2020.
 
Bima mengakui ada sejumlah dampak dari perampingan eselon. Regulasi itu menyebabkan penghapusan dan pengurangan regulasi kepegawaian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bima mengatakan penghapusan perlu penyesuaian regulasi. Aturan terkait jabatan fungsional, penyetaraan, pengalihan jabatan, hingga penghasilan dan fasilitas.
 
“Sedangkan untuk yang pengurangan, ada regulasi eksisting yaitu percepatan mekanisme inpassing dan penataan pegawai,” beber Bima.
 
Dia mengungkapkan BKN sudah menyiapkan langkah buat menata perampingan eselon. Mulai dari penataan organisasi, penataan jabatan fungsional, transformasi jabatan, hingga pengawasan dan pengendalian.
 
Tiap langkah memiliki turunan item. Dia menjabarkan penataan organisasi, BKN bakal menata Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), sedangkan penataan fungsional BKN menganalisis nilai dan kelas jabatan fungsional serta membina karier ASN.
 
“Untuk tranformasi jabatan kami menempatkan pegawai sesuai hasil perkembangan peta jabatan,” ujar Bima.
 
BKN turut memantau perkembangan karier dan kinerja ASN. Bima mengatakan dalam hal ini pihaknya mengawasi anggaran belanja pegawai, demotivasi pegawai, hingga mitigasi risiko.
 
“Lalu memastikan efektivitas dan efisiensi kerja dari sebelumnya,” kata Bima.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif