Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta - Medcom.id/Damar Iradat
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta - Medcom.id/Damar Iradat

Presiden Jokowi dan Menlu Thailand Bahas Harga Karet

Nasional karet industri karet
Damar Iradat • 13 Maret 2019 16:54
Jakarta: Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta. Kedatangan Don ke Istana untuk membahas sejumlah hal, termasuk penurunan harga karet dunia.
 
Dalam pertemuan tersebut turut hadir Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Usai pertemuan, Retno mengatakan, kedatangan Don ke Istana dalam kapasitasnya sebagai Ketua Asean.
 
"Secara khusus Presiden menyampaikan satu isu terkait dengan harga karet dunia. Karena Thailand, Indonesia dan Malaysia digabung jadi satu kita akan jadi produsen karet terbesar di dunia," ungkap Retno di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 13 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Retno, hal ini dibahas lantaran dalam beberapa waktu terakhir harga karet dunia semakin turun. Oleh karena itu, menurut Retno, Presiden Jokowi menyampaikan, tidak ada pilihan lain bagi tiga negara tersebut untuk memperkuat kerja sama agar harga karet tidak terus turun.
 
"Tadi Menlu Thailand menyampaikan komitmennya mengenain kerja sama dalam konteks mencegah turunnya harga karet dunia," ungkapnya.
 
(Baca juga:Peremajaan Kebun Karet Ditarget 50 Ribu Ha/Tahun)
 
Kendati begitu, menurut Retno, dalam pertemuan tadi, tidak dibahas soal cara menstabilkan harga karet dunia. Sebab, hal tersebut sudah dibahas oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dengan Menteri Pertanian Thailand dan Malaysia.
 
"Tapi at policy level, Presiden menyampaikan harapannya bahwa kalau kita bekerja sama kuat antar tiga negara tersebut kita yakin harga karet lebih baik dari sekarang. Dan Thailand sudah berikan komitmen untuk kerja sama dengan negara lain," jelas dia.
 
Presiden Joko Widodo sebelumnya juga berjanji akan menggenjot harga karet yang anjlok dalam beberapa tahun terakhir. Upaya-upaya pemerintah mendongkrak harga karet, jelasnya, ialah melobi pemerintah Thailand dan Malaysia untuk bersama-sama mengendalikan pasokan karet.
 
Harga karet sebelumnya menunjukkan tren penurunan Januari 2017 dan mencapai 367 yen/kg. Setelah itu, harga karet terus turun dan sepanjang tahun 2018 juga telah menyusut lebih dari 33%.
 
(Baca juga:Tiga Negara Produsen Karet Dunia Batasi Ekspor)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif