Para pencari suaka menempati trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. MI/Pius Erlangga.
Para pencari suaka menempati trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. MI/Pius Erlangga.

Pencari Suaka Dapat Pendampingan Psikososial dari Kemensos

Nasional pencari suaka
Antara • 11 Juli 2019 13:38
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan logistik kepada pencari suaka yang memadati trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Kemensos juga memberikan pendampingan psikososial bagi para pencari suaka itu.
 
"Kita sudah turun yaitu tim dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) dan dari Direktorat Rehabilitasi Sosial," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Baca: Pencari Suaka Tak Jadi Direlokasi ke Islamic Centre

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus mengatakan pemerintah harus turun tangan. Ia tak ingin para pencari suaka menimbulkan masalah sosial di tengah masyarakat.
 
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto menyebut para pencari suaka akan mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Anak-anak para pencari suaka menjadi prioritas.
 
"Kita akan rawat mereka, terutama yang menjadi fokus kita adalah anak-anaknya, yang kita beri pelayanan sebatas regulasi yang ditetapkan. Sakti Peksos juga sudah turun untuk menangani psikososial anak-anak mereka," tambah Edi.
 
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat menyebut TIM PSKBS Kementerian Sosial telah turun bersama Dinas Sosial DKI Jakarta. Mereka memantau kondisi pencari suaka yang berada di trotoar Jalan Kebon Sirih.
 
"Kami memberikan dukungan bantuan makanan sesuai permintaan Dinsos," kata Harry Hikmat.
Sebanyak 241 pencari suaka dari negara seperti Somalia, Sudan, dan Afghanistan, menempati trotoar Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat di kantor Badan PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Kebon Sirih sejak sepekan terakhir.
 
Baca: DKI Tak Mau Ceroboh Menangani Pencari Suaka
 
Sampai Kamis, sebagian pencari suaka masih berkumpul di trotoar, duduk beralas kardus atau terpal. Ada juga yang memasang tenda. Indonesia hanya menjadi tempat transit sementara bagi mereka sebelum UNHCR menentukan negara yang akan menampung mereka.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif