Jakarta: Rumah Zakat menggelar Public Expose 2026 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik, sekaligus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui semangat “Impact in Action”.
Kegiatan ini menghadirkan mantan wakil presiden ke-13 K.H. Ma'ruf Amin, Waryono Abdul Ghofur selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Zainut Tauhid Sa'adi, Wakil Ketua Baznas.
Rumah Zakat merupakan lembaga pengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya yang memiliki legalitas resmi di bawah regulasi pemerintah. Lembaga ini menjalankan prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, serta sesuai syariah, sehingga menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat, korporasi, dan berbagai pemangku kepentingan.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, melalui gerakan #BikinBahagia, Rumah Zakat bersama mitra strategis berhasil menjangkau hampir 1,9 juta penerima manfaat di dalam dan luar negeri. Program yang dijalankan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan.
Di wilayah Sumatera, fokus program diarahkan pada penanganan bencana, mulai dari respons darurat hingga pemulihan pascabencana. Bantuan yang diberikan meliputi hunian sementara, pangan, serta layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Sementara itu, di tingkat global, Rumah Zakat juga menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Dukungan yang diberikan berupa bantuan pangan, layanan kesehatan, serta bantuan bagi para pengungsi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Memasuki Ramadan 2026, Rumah Zakat kembali menghadirkan berbagai program unggulan, seperti paket berbuka dan sahur, bantuan pangan untuk keluarga prasejahtera, kado lebaran yatim, hingga zakat fitrah dan fidyah. Program ini dirancang untuk memperluas manfaat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Dalam Public Expose 2026, Rumah Zakat juga memberikan sejumlah penghargaan kepada berbagai pihak. Penghargaan tersebut meliputi Lifetime Achievement, Tokoh Pemberdayaan, Happiness Awards, hingga Outstanding Stakeholder sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.
Penghargaan Lifetime Achievement 2025 diberikan kepada Dr. (H.C.) Abdul Muhaimin Iskandar. Sementara Tokoh Pemberdayaan ditujukan bagi mereka yang aktif mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui program berkelanjutan.
Selain itu, terdapat Happiness Awards untuk mitra dan individu yang memberikan dampak positif, serta Outstanding Partnership Award bagi pihak yang berhasil membangun kolaborasi kuat dalam program sosial dan kemanusiaan.
Dalam kesempatan yang sama turut diselenggarakan press conference yang membahas implementasi tema Impact in Action, melanjutkan gerakan kebaikan lainnya melalui program #QurbanBikinBahagia, dan penandatanganan nota kesepahaman MoU sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Mengusung tema Impact in Action, Rumah Zakat menegaskan bahwa setiap amanah yang diterima tidak hanya disalurkan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan. Tema ini mencerminkan transformasi lembaga dari sekadar penyaluran bantuan menjadi penggerak dampak sosial yang mampu mengubah kehidupan masyarakat secara signifikan.
Melalui Public Expose 2026 ini, Rumah Zakat juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat inovasi program, memperluas kolaborasi, serta meningkatkan kualitas dampak. Dengan dukungan seluruh mitra dan donatur, Rumah Zakat optimis dapat terus menjadi penggerak kebaikan yang menghadirkan perubahan nyata bagi Indonesia dan dunia.
Jakarta:
Rumah Zakat menggelar Public Expose 2026 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik, sekaligus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui semangat “Impact in Action”.
Kegiatan ini menghadirkan mantan wakil presiden ke-13 K.H. Ma'ruf Amin, Waryono Abdul Ghofur selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Zainut Tauhid Sa'adi, Wakil Ketua Baznas.
Rumah Zakat merupakan lembaga pengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya yang memiliki legalitas resmi di bawah regulasi pemerintah. Lembaga ini menjalankan prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, serta sesuai syariah, sehingga menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat, korporasi, dan berbagai pemangku kepentingan.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, melalui gerakan #BikinBahagia, Rumah Zakat bersama mitra strategis berhasil menjangkau hampir 1,9 juta penerima manfaat di dalam dan luar negeri. Program yang dijalankan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan.
Di wilayah Sumatera, fokus program diarahkan pada penanganan bencana, mulai dari respons darurat hingga pemulihan pascabencana. Bantuan yang diberikan meliputi hunian sementara, pangan, serta layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Sementara itu, di tingkat global, Rumah Zakat juga menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Dukungan yang diberikan berupa bantuan pangan, layanan kesehatan, serta bantuan bagi para pengungsi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Memasuki Ramadan 2026, Rumah Zakat kembali menghadirkan berbagai program unggulan, seperti paket berbuka dan sahur, bantuan pangan untuk keluarga prasejahtera, kado lebaran yatim, hingga zakat fitrah dan fidyah. Program ini dirancang untuk memperluas manfaat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Dalam Public Expose 2026, Rumah Zakat juga memberikan sejumlah penghargaan kepada berbagai pihak. Penghargaan tersebut meliputi Lifetime Achievement, Tokoh Pemberdayaan, Happiness Awards, hingga Outstanding Stakeholder sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.
Penghargaan Lifetime Achievement 2025 diberikan kepada Dr. (H.C.) Abdul Muhaimin Iskandar. Sementara Tokoh Pemberdayaan ditujukan bagi mereka yang aktif mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui program berkelanjutan.
Selain itu, terdapat Happiness Awards untuk mitra dan individu yang memberikan dampak positif, serta Outstanding Partnership Award bagi pihak yang berhasil membangun kolaborasi kuat dalam program sosial dan kemanusiaan.
Dalam kesempatan yang sama turut diselenggarakan press conference yang membahas implementasi tema Impact in Action, melanjutkan gerakan kebaikan lainnya melalui program #QurbanBikinBahagia, dan penandatanganan nota kesepahaman MoU sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Mengusung tema Impact in Action, Rumah Zakat menegaskan bahwa setiap amanah yang diterima tidak hanya disalurkan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan. Tema ini mencerminkan transformasi lembaga dari sekadar penyaluran bantuan menjadi penggerak dampak sosial yang mampu mengubah kehidupan masyarakat secara signifikan.
Melalui Public Expose 2026 ini, Rumah Zakat juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat inovasi program, memperluas kolaborasi, serta meningkatkan kualitas dampak. Dengan dukungan seluruh mitra dan donatur, Rumah Zakat optimis dapat terus menjadi penggerak kebaikan yang menghadirkan perubahan nyata bagi Indonesia dan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)