Petugas medis bersiap di pesawat C-130 sebelum terbang menuju Ranai Natuna untuk mengawal WNI yang dievakuasi dari Kota Wuhan, Tiongkok di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Foto: Antara/MN Kanwa
Petugas medis bersiap di pesawat C-130 sebelum terbang menuju Ranai Natuna untuk mengawal WNI yang dievakuasi dari Kota Wuhan, Tiongkok di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Foto: Antara/MN Kanwa

Mengingat Kembali Aksi Heroik Prajurit TNI Evakuasi WNI dari Wuhan

Nasional Virus Korona hut tni wni evakuasi wni
Medcom • 05 Oktober 2020 13:58
Jakarta: TNI Genap berusia 75 tahun hari ini. Ada hal yang patut diingat dan diceritakan kembali bagaimana prajurit TNI turut serta dalam penanganan pandemi covid-19 di awal-awal kemunculannya.
 
Saat covid-19 belum terdeteksi masuk Indonesia, sembilan bulan lalu, sejumlah prajurit TNI sudah mendapat tugas mulia dari negara. Tugas yang masuk bagian dari operasi militer selain perang (OMSP) ini bermula datang kepada Perwira Pembantu (Pabanda) satuan Komando Khusus (Koopssus) TNI Kapten Inf Ridwan Maulana, Rabu, 29 Januari 2020.
 
"Saat itu saya sedang melaksanakan tugas seperti biasa di mako Koopssus TNI di Cilangkap. Tiba-tiba pukul 15.30 WIB saya mendapat perintah untuk menyiapkan personel pengamanan untuk evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok," kata Ridwan dalam catatannya berjudul 'Evakuasi WNI di Wuhan dan Observasi di Natuna', seperti dikutip dalam buku Wuhan, Darimu Aku Belajar, Karenamu Aku Merindu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perintah tersebut datang dari Asisten Operasi Koopssus TNI Kolonel Inf I Nyoman Yudhana atas permintaan Kementerian Luar Negeri RI. Ridwan diperintah untuk menjemput 243 WNI yang terjebak di Wuhan. Saat itu, Wuhan sudah melakukan lockdown karena wabah covid-19.
 
Ridwan lantas menyiapkan delapan personel untuk ikut dengannya dalam misi tersebut. Hari itu juga mereka harus bersiap-siap berangkat karena pada 1 Februari pesawat harus berangkat ke Wuhan.
 
Baca: Evakuasi WNI di Wuhan Dilakukan dalam Waktu 24 Jam
 
Penjemputan hanya dibatasi lima jam, yakni mulai pukul 00.00 hingga 05.00 waktu Wuhan. Waktu lima jam itu diberikan dari sejak boarding hingga pesawat take off lagi.
Mengingat Kembali Aksi Heroik Prajurit TNI Evakuasi WNI dari Wuhan
Tim gabungan dari KBRI Beijing mendata WNI yang hendak dievakuasi di Bandara Internasional Tianhe, Wuhan, Hubei, China, Sabtu (1/2/2020). Foto: Antara/KBRI Beijing/pras
 
Jadi, begitu pesawat Airbus 330-300CEO milik Batik Air yang digunakan untuk mengevakuasi WNI tiba di Bandara Tianhe, Wuhan, tim evakuasi tidak bisa berleha-leha. Peralatan pertama yang disiapkan adalah alat pelindung diri (APD), penyemprotan disinfektan di seluruh kabin, serta penyiapan dan penempatan makanan di setiap tempat duduk.
 
"Pukul 00.00 (2 Februari) pintu pesawat dibuka dan para WNI mulai masuk pesawat," kenang Ridwan.

 
Halaman Selanjutnya
Ayo Mulih Rek Ridwan yang…
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif