World AI Show digelar pada tanggal 7-8 Juli 2026 di Jakarta. ist
World AI Show digelar pada tanggal 7-8 Juli 2026 di Jakarta. ist

World AI Show Digelar 7-8 Juli 2026 di Jakarta, Bahas Transformasi AI ke Skala Industri

Adri Prima • 29 Juni 2026 17:28
Ringkasnya gini..
  • Sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) terus berkembang pesat dari sekadar tahap uji coba menjadi infrastruktur utama operasional bisnis.
  • Muncul pertanyaan penting soal siapa yang akan mengendalikan infrastruktur di balik proyeksi pertumbuhan industri AI nasional?
  • Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan fasilitator bisnis global Trescon menggelar World AI Show edisi global ke-47 di Jakarta.
Jakarta: Sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus berkembang pesat dari sekadar tahap uji coba menjadi infrastruktur utama operasional bisnis.
 
Situasi ini memunculkan pertanyaan penting bagi pelaku industri di Indonesia: siapa yang akan mengendalikan infrastruktur di balik proyeksi pertumbuhan industri AI nasional yang diperkirakan mencapai US$10,9 miliar? 
 
Kesempatan bagi perusahaan untuk mengamankan posisi strategis di pasar sebelum kebijakan digital nasional diterapkan secara penuh kini semakin terbatas.

Untuk menjawab tantangan transformasi teknologi tersebut, perusahaan fasilitator bisnis global Trescon mengumumkan penyelenggaraan World AI Show edisi global ke-47 di Jakarta yang akan berlangsung bersamaan dengan Finance 2045 pada tanggal 7-8 Juli 2026.
 
Mengusung tema ‘Architecting Indonesia's Sovereign & Scalable AI Future’, konferensi ini menjadi wadah kolaborasi strategis untuk mendorong implementasi AI dari sekadar proyek percontohan menjadi penerapan berskala besar di dunia industri.

13 Pembicara Utama


Sebanyak 13 pembicara utama dijadwalkan hadir untuk membahas arah pengembangan AI di Indonesia, di antaranya:
 
1. H.E. Prof. Dr. Pratikno – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI
2. Vivi Yulaswati – Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Bappenas
3. Muhammad Neil El Himam – Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif
4. Prof. Hammam Riza – Presiden KORIKA
5. Wempi Saputra – Executive Director, World Bank
6. Arie Purwanto – Wakil Direktur Data Science and Governance, BPK
7. Sujala Pant – Resident Representative UNDP Indonesia
8. Eryk Pratama – Wakil Ketua Komite Tetap AI dan Perlindungan Data Pribadi KADIN
9. Budi Setiawan – Pelaksana Tugas Direktur Industri Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian
10. Mark Jefferson GO – Chief Strategy, Research and Development Officer PT Erajaya Swasembada Tbk
11. Ajar Edi – Senior Vice President Regulatory & Government Affairs PT Indosat Tbk
12. Charles Budiman – Chief Digital Banking Officer PT Bank Maybank Indonesia
13. Andri Qiantori – Chief Technology Officer LinkAja.
 

AI Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


Eryk Pratama selaku Wakil Ketua Komite Tetap AI dan Perlindungan Data Pribadi KADIN menjelaskan, AI kini menjadi penggerak penting bagi pertumbuhan ekonomi, transformasi layanan publik, serta kedaulatan digital Indonesia.
 
“Kecerdasan buatan (AI) dengan cepat menjadi pendorong strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, transformasi layanan publik, dan penguatan kedaulatan digital. Dengan momentum yang kuat di berbagai sektor, AI berpotensi meningkatkan produktivitas, inklusi, dan inovasi secara signifikan. Namun, percepatan tersebut harus diimbangi dengan tata kelola yang kuat, khususnya dalam aspek perlindungan data, keamanan siber, serta penerapan AI yang etis,” ujarnya.
 
“Kerangka regulasi Indonesia, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), telah memberikan fondasi yang penting. Meski demikian, penerapan AI yang bertanggung jawab dalam skala besar masih menjadi tantangan utama. Ke depan, keberhasilan akan sangat bergantung pada keselarasan antara investasi, pengembangan talenta, dan kerangka tata kelola untuk memastikan AI diterapkan secara aman, etis, serta mampu membangun kepercayaan publik dalam jangka panjang,” lanjut Eryk.
 
Sementara itu, Dr. Irvan Bastian Arief, VP of Technology GRAND, Data and AI tiket.com, menilai AI telah membawa perubahan besar terhadap ekonomi digital Indonesia. “Kecerdasan buatan (AI) tengah mentransformasi ekonomi digital Indonesia dengan memungkinkan pelaku usaha berkembang lebih cepat, mengambil keputusan yang lebih cerdas, serta menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal. Mulai dari meningkatkan efisiensi sektor logistik dan platform perjalanan hingga mendorong inklusi keuangan dan layanan publik, AI kini menjadi salah satu penggerak utama produktivitas dan inovasi,” terangnya.
 
Irvan menambahkan, seiring meningkatnya adopsi AI, perhatian harus beralih pada penerapan AI yang bertanggung jawab melalui tata kelola data yang baik, pengembangan talenta, serta penggunaan yang etis. Dengan demikian, Indonesia dapat mengoptimalkan potensinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi berbasis AI terdepan di Asia Tenggara.
 

Fokus Pembahasan


Berbeda dengan diskusi yang bersifat teoritis, World AI Show akan berfokus pada implementasi nyata AI di dunia industri, meliputi:
 
Infrastruktur AI dan fondasi data
Generative AI dan otomasi
Tata kelola AI yang bertanggung jawab
Industri cerdas dan smart infrastructure.
 

Dukungan dari Pemerintah dan Industri


Penyelenggaraan World AI Show mendapat dukungan luas dari berbagai lembaga pemerintah dan asosiasi industri sebagai bentuk sinergi antara regulator dan pelaku usaha.
 
Kementerian Perindustrian melalui Startup For Industry (SFI) hingga Kementerian Ekonomi Kreatif. Selain itu, acara ini juga melibatkan AISII, serta KORIKA (Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial).
 
Tak hanya itu saja, World AI Show juga disuport penuh dari banyak pihak seperti DATADOG, Magure, Zoom, Ucloud Global, PT ASIX Indonesia Cerdas, Redis, Akamai, Alibaba Cloud, Indonet, Datalabs, Google Cloud, PingCAP TiDB, serta Primary Guard.
 
CXO Boardroom Partners
 
DATADOG
Zoom
Redis
Aerospike
 
Exhibitors
 
Sharp Peak Consulting
PT Helios Informatika
FanRuan Software
Xtremax
Ingram Micro
Mekari
IPInfraIOT
Jatis Mobile
InfraLoka
 
Association Partners
 
KADIN Jakarta
APDI
Starfindo
BritCham Indonesia
ISACA Indonesia
KUMPUL
Telkom University
ADIGSI
Indonesia AI Society
Block71 Indonesia
 
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempertemukan perusahaan teknologi global dengan pelaku industri nasional serta mendukung peta jalan transformasi digital Indonesia.
 
Penyelenggara menyebut kuota area pameran dan sesi business matching B2B hampir penuh. Perusahaan masih berkesempatan mengikuti konferensi, membangun jaringan dengan pemimpin industri teknologi, serta menjadi peserta pameran dan mengikuti sesi business matching eksklusif dengan calon pembeli dari berbagai perusahaan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>