Pihak Holywings minta maaf. Instagram holywingsindonesia
Pihak Holywings minta maaf. Instagram holywingsindonesia

Manajemen Holywings Sebut Tak Tahu Soal Promosi, Akun Ini Bahas Cuci Tangan

Sri Yanti Nainggolan • 25 Juni 2022 17:12
Jakarta: Promosi klub malam Holywings yang dinilai melecehkan agama berbuntut panjang. Sebanyak enam pegawai telah ditetapkan sebagai tersangka. 
 
Pihak Holywings Indonesia pun segera meminta maaf secara terbuka di media sosial sebelum mendapat banyak laporan. Namun, tindakan mereka tak mendapat sambutan baik dari netizen. 
 
"Terkait dengan viralnya unggahan kami (Holywings Indonesia) menyangkut promosi dengan menggunakan nama "Muhammad & Maria", kami telah menindaklanjuti pihak tim promosi yang membuat promosi tersebut tanpa sepengetahuan manajemen Holywings Indonesia dengan sanksi yang sangat berat," ucap akun Twitter resmi holywingsindo, Kamis, 23 Juni 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 6 Tersangka Kasus Holywings Kena Pasal Berlapis, Apa Saja?
 
"Promosi tanpa sepengetahuan manajemen adalah hal aneh dalam manajemen... otak klo isi nya cuma maksiat ya gini..." ucap @poncono****. 
 
"Promosi tapi Manajemen gak tau?? It's just a basic management flow, isn't it (ini kan dasar alur manajemen, ya kan)???? Aneh lo," tutur @disguisedg****. 
 
"Logika aja, melakukan promosi tanpa sepengetahuan manajemen, ya gak mungkin," kata @Gremo****. 
 

Akun Wikipedia Indonesia bahas cuci tangan 

Kasus pelecehan agama dalam promosi Holywings makin memanas. Selain menetapkan enam tersangka, ucapan pihak manajemen yang mengaku tak tahu juga disoroti. 
 
"Abis promosi bir sekarang kampanye cuci tangan," sindir @Hendrik_B_****. 
 
Selain netizen, akun proyek ensiklopedia multibahasa Wikipedia juga ikut meramaikan topik ini. Mereka menjelaskan arti cuci tangan secara denotasi dan konotasi. 
 
"Dalam arti sebenarnya, cuci tangan bermakna membasuh kedua tangan dengan air," terang akun @idwiki, Sabtu, 25 Juni 2022. 
 
 
"Secara kiasan cuci tangan bermakna tidak ikut campur dalam suatu masalah meskipun salah satu/beberapa pihak mengetahui masalah tersebut," lanjut Wikipedia Indonesia. 
 
Akun itu kemudian memberikan contoh yang diduga mengarah ke kasus yang tengah dihadapi Holywings saat ini. "Sebuah perusahaan tidak bertanggung jawab akan tim marketing-nya yang diproses pihak berwajib karena konten media sosial yang dibuat."
 
Padahal, lanjut Wikipedia, ide dari konten tersebut sudah didiskusikan dan disetujui oleh manajer maupun petinggi dari perusahaan tersebut.
 
Baca: Holywings Bikin Promo Miras Berbau SARA, Ini Motifnya
 
Netizen pun langsung paham bahwa cuitan itu tentang Holywings. 
 
"Paragraf ketiga langsung to the point ya bun," kata @ramab****. 
 
"wiki sayap suci," tukas @dans****. 
 
"gercep min," tutur @izaanin****.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif