Jemaah haji di Kompleks Masjidil Haram, Makkah. Medcom.id/Sobih AW Adnan.
Jemaah haji di Kompleks Masjidil Haram, Makkah. Medcom.id/Sobih AW Adnan.

6 Larangan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci

Sobih AW Adnan • 26 Juni 2022 16:38
Makkah: Seorang jemaah calon haji (JCH) asal Bekasi, Jawa Barat, sempat berurusan dengan aturan hukum di Madinah, Arab Saudi, karena merokok di sekitar Masjid Nabawi. Dia nyaris ditangkap polisi sebelum akhirnya bebas atas bantuan petugas dari Perlindungan Jemaah (Linjam) Haji Infonesia.
 
Kepala Seksi Linjam Daerah Kerja (Daker) Madinah, Kolonel Laut Harun Al Rasyid, mengatakan paspor jemaah tersebut sempat disita petugas setempat.
 
"Akhirnya kita janjikan ke mereka kesalahan ini tidak akan terulang lagi,” kata Harun, Minggu, 26 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika sampai tertangkap, kata Harun, jemaah terancam hukuman denda hingga setara Rp18 juta. Dia mengimbau jemaah tidak boleh melanggar aturan yang diterapkan di Madinah maupun Makkah.

Berikut sejumlah larangan bagi jemaah haji selama di Tanah Suci:

1. Membuat video dengan durasi terlalu lama

Mengambil gambar, video, atau audio di sekitar Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram sebenarnya cukup dilonggarkan otoritas Arab Saudi. Banyak jemaah yang melakukan perekaman saat kumandang azan, proses tawaf, sai, tahalul, berdoa di Raudlah, dan lain sebagainya.
 
Bahkan aturan larangan selfie (swafoto) juga cukup dinamis. Hanya, jika pengambilan video dilakukan dalam waktu cukup lama dan statis, biasanya akan menimbulkan kecurigaan dan berujung pada penyitaan.  

2. Membentangkan spanduk

Di dalam maupun di luar kompleks masjid, jemaah tidak diperkenankan membentangkan spanduk, barang, atau bendera yang menunjukkan identitas personal atau kelompok tertentu. Otoritas Saudi melarang keras pengibaran penanda-penanda tersebut. Bahkan, jemaah juga dilarang membentangkan bendera Merah Putih.

3. Berkerumun lebih dari lima orang

Saudi juga menerapkan aturan ketat bagi jemaah yang berkerumun lima orang atau lebih dalam jangka waktu lama. Jika menemukan jemaah yang melakukan hal ini, askar (petugas keamanan) masjid akan mengusir jemaah.
 
Baca: 68.774 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Makkah
 

Alasannya, kerumunan berpotensi menghambat alur pergerakan orang dan berpeluang terjadi penularan covid-19.


 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif