PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melakukan soft launching wajah baru Pulau Bidadari, dibarengi pencanangan Pulau Seribu sebagai pulau berbasis budaya dan digital oleh Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto:Anggi Tondi Martaon)
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melakukan soft launching wajah baru Pulau Bidadari, dibarengi pencanangan Pulau Seribu sebagai pulau berbasis budaya dan digital oleh Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto:Anggi Tondi Martaon)

Melirik Wajah Baru Pulau Bidadari

Nasional Taman Impian Jaya Ancol
Anggi Tondi Martaon • 23 April 2018 14:16
Jakarta: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melakukan soft launching wajah baru Pulau Bidadari. Promosi tersebut dibarengi dengan pencanangan Pulau Seribu sebagai pulau berbasis budaya dan digital bersama Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno.
 
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Paul Tehusijarana mengatakan, pembenahan daratan yang berada dalam gugusan Kepulauan Seribu itu mengusung konsep The Soul of Batavia. Alasan pihaknya mengangkat The Soul of Batavia ialah ingin memberikan sensasi Jakarta tempo dulu.
 
"Namun tetap kekinian. Sehingga pengunjung bisa merasakan pengalaman yang baru dan berbeda berlibur di pulau ini," kata Paul, ditemui di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Sabtu, 21 April 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Daratan yang juga mempunyai nama Belanda, Pulau Purmerend, itu diyakini menjadi salah satu destinasi wisata andalan Pemprov DKI Jakarta. Selain menawarkan konsep unik, Pulau Bidadari juga menyajikan pemandangan bahari yang indah.
 
Melirik Wajah Baru Pulau Bidadari
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto:Anggi Tondi Martaon)
 
Keindahan laut Pulau Bidadari langsung dinikmati oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Ia bersama beberapa penjaga pantai berenang dari Kapal Dinas Perhubungan yang ditumpangi menuju dermaga Pulau Bidadari dengan jarak sekitar 100 meter.
 
Hamparan pasir putih langsung menyambut rombongan orang nomor dua di Ibu Kota itu. Bisa dikatakan, hamparan pasir putih itu menjadi salah satu daya tarik Pulau Bidadari.
 
Selain keindahan bahari serta suasana kental budaya Betawi dan Belanda, pengembang juga menyedikan fasilitas lain untuk memanjakan pengunjung, di antaranya sarana olahraga seperti lapangan basket, arena hiburan seperti banana boot, outbond, dan lainnya.
 
Melirik Wajah Baru Pulau Bidadari
(Foto:Anggi Tondi Martaon)
 
Selain itu, pengunjung juga bisa mengitari seluruh wilayah pulau dengan berjalan kaki menikmati keindahan pantai sambil melihat langsung peninggalan sejarah, Benteng Martello. Benteng ini peninggalan sejarah zaman VOC yang sampai hari ini belum ditemukan pintu masuknya.
 
Pengunjung pun tidak perlu takut kepanasan saat berlibur di Pulau Bidadari. Di sana banyak pohon rindang yang membuat udara terasa lebih sejuk.
 
Setelah puas berkeliling, pengunjung dapat menikmati makanan khas Betawi dan Belanda, serta beragam hidangan laut yang menjadi menu andalan.
 
Selain itu, pengembang juga akan memfasilitasi pengunjung yang ingin menikmati Pulau Onrust, Pulau Kelor, dan Pulau Cipir. Setelah itu, pengunjung bisa menghabiskan malam hari di Pulau Bidadari.
 
Mengenai fasilitas penginapan, Pulau Bidadari memiliki 44 cottage yang bisa menampung 250 pengunjung. Tempat peristirahatan juga dibuat lebih besar untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
 
Daya tarik lain yang bisa menjadi pertimbangan masyarakat mengunjungi Pulau Bidadari yaitu kemudahan akses. Hanya butuh waktu sekitar 20 menit dari Pantai Marina Ancol dengan menggunakan speedboat yang disediakan oleh pengelola Wisata Pulau Bidadari.
 
Namun, untuk menikmati keindahan alam Pulau Bidadari, masyarakat harus sedikit bersabar. Sebab, saat ini pengembang masih melakukan penyelesaian pembangunan.
 
Melirik Wajah Baru Pulau Bidadari
(Foto:Anggi Tondi Martaon)
 
General Manager Pulau Bidadari Eco Resort PT Seabreez Indonesia Retno Purwaningsih menyebutkan, rencananya Pulau Bidadari akan kembali dibuka pada Juni 2018, bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri dan menyambut Asian Games 2018.
 
"Sebenarnya tanggal 21 April ini sudah selesai. Tapi kondisi cuaca awal tahun (musim hujan) tidak mendukung. Sekarang karena sudah masuk musim kemarau, dengan 260 pekerja, pengerjaan bisa kita kebut," kata Retno.
 
Hal senada disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Ia berharap Pulau Bidadari sudah siap sebelum Asian Games, agar nantinya para peserta Asian Games bisa berkunjung ke Pulau Bidadari.
 
"Karena jaraknya hanya 20 menit, nanti akan saya promosikan kepada partisipan untuk datang ke Pulau Bidadari," kata Sandi.
 

(ROS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif