Ilustrasi obat korona. Medcom.id
Ilustrasi obat korona. Medcom.id

Target 36 Juta Vaksin Covid-19 Mesti Didongkrak

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19
Fachri Audhia Hafiez • 12 Oktober 2020 07:19

Tahap I (Kuartal IV 2020) sebanyak 36 juta vaksin, tahap II (Kuartal I 2021) sejumlah 75 juta vaksin, dan tahap III (Kuartal II 2021) sebanyak 105 juta vaksin. Kemudian tahap IV (Kuartal III 2021) dan tahap V (Kuartal IV 2021) masing-masing 80 juta vaksin.
 
Syarif mengingatkan meski rencana pemerintah telah terstruktur, hingga kini sejumlah vaksin untuk virus korona masih dalam tahap uji klinis fase tiga. Artinya, belum ada bukti vaksin yang diuji coba memberikan proteksi dari virus korona.
 
"Nah ini sampai hari ini tidak ada satupun kandidat vaksin yang sudah dilaporkan mampu memproteksi berapa persen dari perlindungannya kita belum ada. Kita masih menunggu," ucap Syarif.

Prioritas vaksin

Syarif sepakat dengan prioritas pemberian vaksin pada tahap awal yang telah dirancang oleh pemerintah. Orang-orang yang berisiko terpapar virus covid-19 diutamakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi prinsip dasar bukan usia tapi siapa yang paling berisiko untuk kena, atau pun pada dasarnya kalau kena siapa yang paling berisiko lebih banyak akan meninggal," ucap Syarif.
 
Kelompok garda terdepan seperti petugas medis menjadi kelompok yang paling awal menerima vaksin. Diikuti TNI, Polri, aparat hukum lainnya, serta kelompok masyarakat dengan kategori lanjut usia (lansia).
 
"Setelahnya tentu anak-anak ibu hamil. Setelah itu masuk ke kelompok guru, yang dianggap nanti kalau gurunya tidak punya vaksin, sakit, nanti menularkan ke muridnya. Setelah itu baru masyarakat umum," ujar Syarif.

 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif